Wartaniaga.com, Banjarbaru- Usai sudah pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Special Olympics Indonesia (SOINA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Acara yang digelar sejak tanggal 1-4 Juli 2021 tersebut menghadirkan Kabupaten Tanah Laut sebagai Juara Umum dengan Raihan 10 medali emas, 3 perak, dan 7 perunggu.
Di peringkat kedua ada Kabupaten Tapin yang berhasil mengumpulkan 5 medali emas dan 5 medali perak, sedangkan di urutan ketiga ada Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan torehan 4 medali emas.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, M Nasir, kegiatan ini merupakan agenda dari SOIna provinsi Kalsel, dengan mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor), yakni futsal, basket, bulu tangkis, renang, bola voli, bola bocce, atletik, bola tangan, senam ritmik, hingga tenis meja.
“Anak-anak yang bertalenta khusus ini ternyata mereka mampu menunjukkan prestasi yang baik, dan memberikan semangat untuk kemandirian mereka sendiri, khususnya di bidang olahraga,” puji Nasir, usai melihat antusiasme peserta selama 4 hari pelaksanaan.
Dirinya menyebut, agenda ini merupakan bentuk pembinaan dan persiapan jelang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOIna yang akan dilaksanakan di kota Semarang, Oktober 2022 mendatang. Selain Pornas, juga diagendakan ajang multievent olahraga untuk atlet Tunagrahita tingkat dunia yg akan dilangsungkan di Berlin, Jerman, pada tahun 2023.
“Ini tentu saja diproyeksikan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOIna yang akan digelar di Kota Semarang tahun depan. Lalu di tahun 2023 ada Special Olympics World Summer Games (SOWSG), tingkat dunia di Berlin, Jerman. Pada pelaksanaan sebelumnya di Abu Dhabi, kontingen Indonesia meraih 11 medali emas, 3 diantaranya dari Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan sukses kemarin juga akan diulang lagi tahun depan,” papar Nasir.
Kendati begitu, Nasir tidak memberikan garansi para pemenang kali ini akan langsung mewakili Kalimantan Selatan. Menurutnya, masih ada proses panjang yang harus dilalui, tergantung konsistensi atlet yang bersangkutan.
“Tentu saja para pemenang ini tidak serta merta mewakili Kalsel, karena akan dilakukan pembinaan sepanjang tahun. Tetapi bagi pemenang hari ini, mereka menjadi prioritas,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Yani




















