Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, menjadi momentum penting dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kota Banjarbaru.
Kegiatan yang berlangsung di Komplek Rina Karya RT 03 RW 04, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebelumnya Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan studi tiru ke Kementerian Lingkungan Hidup dan bertemu langsung dengan Menteri.
“Kita bersyukur, kini Bapak Menteri bisa hadir langsung mengunjungi Rina Karya, Kelurahan Guntung Paikat di Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Dalam arahannya, Menteri Hanif Faisol menegaskan tantangan besar yang dihadapi Banjarbaru, yakni meraih kembali Piala Adipura pada tahun 2026.
“Suka tidak suka, tugas Ibu Wali Kota adalah membawa kembali Piala Adipura 2026 ke Banjarbaru,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan berbagai sarana pengelolaan sampah kepada masyarakat di Kelurahan Cempaka, Mentaos, dan Guntung Paikat, berupa losida, drum drop point, serta ember sampah organik dapur.
Walikota Lisa berharap bantuan ini dapat mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah dari sumbernya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan sampah.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah se-Kota Banjarbaru untuk segera menggerakkan aksi nyata penanganan sampah, termasuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan langkah bersama, kita optimistis dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bernilai guna bagi generasi kini dan mendatang,” pungkasnya.
Editor : Eddy Dharmawan




















