“Pak Wali menyontohkan pembersihan rumput di trotoar atau median jalan. Perkim hanya membersihkan rumput di bagian atas, sementara bagian bawah harus dikerjakan oleh LH. Padahal titiknya ya itu saja. Kenapa tidak langsung disatukan. Pak Wali menegaskan akan melakukan revisi terhadap tupoksi-tupoksi yang membingungkan itu,” jelas sumber.
Satu lagi yang menurut sumber membuat Walikota Banjarbaru sangat marah kepada Disperkim, terkait perbaikan fasilitas kota.
“Pak Wali sering menegur dan meminta Disperkim untuk melakukan perbaikan fasilitas kota. Semisal penerangan jalan umum dan sejenisnya. Tetapi saat di-cek ke lapangan, ternyata belum dilakukan perbaikan. Pak Wali sangat marah dan meminta hal ini lebih diperhatikan. Sebab kata Pak Wali, jika keluhan yang disampaikan melalui dirinya saja tidak terlalu ditanggapi, bagaimana keluhan yang langsung disampaikan warga kepada dinas terkait?,” terang sumber tersebut menirukan ucapan Walikota.
Terakhir ungkap sumber, Walikota Banjarbaru juga menyoroti soal penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru. “Pak Wali meminta LH lebih fokus dalam hal penanganan sampah. Karena menurut Pak Wali, banyak informasi warga yang masuk terkait layanan ini,” tutup sumber yang kemudian bergegas meninggalkan Balaikota Banjarbaru.
Reporter : Edy Dharmawan
Editor : Ahmad Yani



















