TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa Bantuan Presiden untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel

Pesawat Airbus A-4002M bawa peralatan penanganan karhutla dari Kemhan dan Kementan tiba di Lanud Syamsudin Noor (Foto : Ist)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat mengirimkan dukungan peralatan penanganan karhutla melalui pesawat angkut berat Airbus A400M dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pesawat tersebut tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu (23/8/2026), membawa berbagai peralatan yang dikirim oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Bantuan yang diangkut terdiri dari 50 unit mesin pompa air, 30 set pompa air, 19 koli masker, serta dua koli bucket pump (3 assy).

Pengiriman menggunakan pesawat angkut berat TNI AU ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah dalam merespons kebutuhan penanganan karhutla di Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan.

Kehadiran berbagai peralatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan pemadaman di lapangan, sekaligus mendukung personel gabungan yang saat ini masih berjibaku menangani titik-titik kebakaran di sejumlah wilayah rawan karhutla.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan TNI AU siap mendukung arahan dan perintah Presiden RI dalam menghadapi ancaman karhutla.

Menurutnya, seluruh bantuan yang telah tiba akan segera dioptimalkan agar dapat digunakan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

“Dukungan ini merupakan bentuk gerak cepat TNI AU dalam mendukung arahan dan perintah Presiden RI. Seluruh dukungan yang tiba akan kami optimalkan agar segera dapat digunakan dalam penanganan karhutla,” ujarnya.

Pengiriman bantuan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI AU, Kemhan, Kementan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman karhutla.

Dari udara, TNI AU membawa dukungan untuk memperkuat perjuangan di darat, demi melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Kalimantan Selatan dari ancaman karhutla.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait