Marah Besar, Walikota Semprot Direktur RS Idaman dan Kadisperkim

  • Whatsapp
L

Wartaniaga com, Banjarbaru- Buntut dari sidak yang dilakukan tengah malam tadi, Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin tampaknya sangat kesal dengan kinerja beberapa bawahannya.

Disebutkan, dalam Video Conference rakor bulanan yang dilaksanakan dengan seluruh kepala SKPD, Senin (3/5) pagi, Walikota yang didampingi Wawali dan Sekda, marah besar. Terutama kepada Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Kadisperkim) Banjarbaru.

“Kepada RSD Idaman Banjarbaru, Pak Wali menyoroti pelayanan yang sering mendapat komplain dari masyarakat. Bahkan ujar Pak Wali, saat beliau sidak langsung tadi malam, ternyata memang benar adanya. Banyak  temuan-temuan. AC ruangan yang tidak berfungsi, kamar mandi yang tidak terawat, wastafel yang rusak, bahkan Pak Wali menyebut menemukan alat-alat kesehatan yang sudah dikalibrasi tetapi malah tidak digunakan. Ada lagi alat-alat kesehatan yang tidak tepat penempatannya,” cerita salah satu peserta video conference yang tak mau disebutkan namanya.

BACA JUGA:  Ratusan Karyawan PT Post Long March ke Kementerian BUMN Teriak 'Ganti Direksi'

Lebih jauh terang sumber tersebut, secara tegas Walikota Banjarbaru meminta Direktur Rumah  Sakit Daerah Idaman Banjarbaru untuk bekerja lebih serius.

“Pak Wali meminta Bu Direktur agar tidak hanya bekerja dari balik meja atau sekadar menerima laporan-laporan bawahannya. Sangat keras Pak Wali menyampaikan, ia tidak peduli dengan si A dan si B. Karena menurut Pak Wali, RSD Idaman itu tanggungjawab Direktur, oleh karenanya Direktur yang harus benar-benar menangani,” jelas sumber tadi.

Selain kinerja manajemen RSD Idaman, masih oleh sumber yang sama, Walikota Banjarbaru juga menyoroti tumpang tindih tupoksi Dinas Perumahan dan Permukiman dengan Dinas Lingkungan Hidup. Salah satu yang dicontohkan Walikota, soal penanganan rumput liar. Dalam satu titik, bisa berbeda penanganan. Ada yang di bawah tanggung jawab Perkim, ada juga yang menjadi tanggung jawab LH.

L

L

Pos terkait