Wartaniaga.com, Banjarbaru – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Lanud Sjamsudin Noor bersama Satgas Karhutla Gabungan terus berjibaku memadamkan dan menyekat titik api di belakang Kompleks Aero Sinergia, Kecamatan Landasan Ulin, kawasan Bandara Syamsudin Noor, Rabu (26/8).
Di tengah kepungan asap dan panas, personel Lanud Sjamsudin Noor bersama unsur TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat bergerak langsung ke lokasi untuk mencegah api meluas.

Dengan mempertimbangkan kondisi medan serta arah angin, penyekatan dilakukan untuk memperlambat perambatan api sekaligus mempermudah proses pemadaman. Meski medan cukup berat, personel tetap bertahan dan bekerja tanpa mengenal lelah.
Upaya pengendalian karhutla juga diperkuat Satgas Udara TNI AU melalui operasi water bombing menggunakan helikopter. Dari udara, air dijatuhkan ke titik-titik api yang sulit dijangkau oleh personel di darat.
Operasi terpadu darat dan udara tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus menekan risiko api menjalar ke kawasan lainnya. Pemantauan dari udara juga terus dilakukan untuk menentukan titik yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Setelah pemadaman, personel Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor tetap melakukan penyisiran dan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bara api tidak kembali memicu kebakaran baru.
Kesiapsiagaan Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor akan terus diperkuat sebagai bentuk komitmen dalam merespons setiap laporan dan indikasi kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan.
Pantang menyerah, sinergi darat dan udara terus digerakkan untuk mengendalikan karhutla dan melindungi kawasan dari ancaman api.
Editor : Eddy Dharmawan



















