Setia dengan Satu Pasangan Membuat Ikan Gabus Sulit Dibudidayakan

  • Whatsapp
Ikan Gabus

Wartaniaga.com, Banjarmasin –  Ikan gabus dengan nama latin Channa Striata ini merupakan ikan jenis air tawar yang banyak ditemui diperairan Indonesia. Ikan ini sering disebut snake head karena bentuk kepalanya mirip dengan ular, sehingga sebagian orang dipulau Jawa takut untuk mengkonsumsinya.

Selain itu, ikan ini merupakan ikan jenis predator sehingga bisa memakan ikan lain yang lebih kecil dalam mempertahankan habitatnya.

Di  Kalimantan umumnya masyarakat menyebutnya ikan Haruan.  Memiliki kandungan protein yang tinggi serta adanya  zat albumin sering kali dimanfaatkan untuk penyembuhan luka atau penyembuhan luka setelah operasi.

Bahkan, riset terbaru dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara mengklaim ekstrak ikan gabus bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.  Hal ini dikarenakan ikan Gabus memiliki nutrisi yang cukup dan mengandung antioksidan gluthione, asam amino glutamin, sistein dan glisin yang penting untuk perbaikan jaringan tubuh, termasuk pankreas.

BACA JUGA:  Kurau mendapat Giliran Operasi Pasar Gas LPG 3 Kilogram

Bukan itu saja, ikan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain untuk monsumsi sehari-hari, ikan gabus bisa dibuat abon, kerupuk dan berbagai panganan lainnya.

Namun, meski memiliki berbagai khasiat ikan ini tidak mudah dibudidayakan karena salah satunya  ikan ini termasuk setia dengan satu pasangan. Hal ini disampaikan oleh Aryo Wibowo, TP Analis Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM KI & Syariah Bank Indonesia KPw Kalimantan Selatan saat menjadi pembicara di  pelatihan wartawan ekbis, Kamis (19/11).

Pos terkait