Optimisme Industri Properti Berkonsep Syariah

  • Whatsapp
Salah satu perumahan yang menawarkan penjualan dengan konsep syariah

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Industri properti memang sedang lesu, selain dari terpaan pandemi covid-19 yang menghantam sejak awal tahun lalu, juga kebijakan perbankan yang sekarang lebih ketat dalam menilai calon nasabah pembeli rumah.

Namun, kondisi ini tidak serta merta menyurutkan harapan pelaku bisnis properti, khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel). Mulai beralih dan mengusung konsep syariah, industri properti banua optimis memasuki tahun 2021 iklim usaha ini akan lebih baik.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Perbankan Syariah Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia ( DPP REI), Royzani Syachril menilai selian dari kemudahan yang ditawarkan oleh konsep syariah juga kesadaran masyarakat pentingnya bertransaksi Islami.

“ Saya melihat para pengembang sudah mulai menyadari bahayanya konsep ribawi yang ada diperbankan konvensional. Ini salah satu mengapa sekarang banyak perumahan menawarkan transaksi mereka dengan cara syariah,” jelasnya kepada wartaniaga.com.

BACA JUGA:  Peluang !. Budidaya Ikan Sistem Bioflok

Lagi pula, tambah mantan Ketua REI Kalsel ini sudah ada bank syariah yang benar-benar mengunakan konsep syariah sehingga memudahkan developer dan nasabah untuk mentransaksikan jual beli perumahannya.

“ Perbankan syariah sekarang sudah modern dan update IT nya jadi tidak perlu khawatir, lebih menarik dan memudahkan,” ucapnya.
Bagi Roy, konsep syariah lebih berkeadilan karena tidak ada bunga, denda dan finalty seperti yang terdapat di bank konvensional.

“ Konsep syariah sebagai solusi kesulitan ekonomi saat ini. Dan saya yakin semakin hari akan semakin berkembang terlebih lagi masyarakat kita di Kalsel adalah masyarakat yang agamis,” tutur owner Mahatama Property ini seraya menambahkan konsep syariah tidak hanya berlaku kepada muslim saja tetapi juga non muslim boleh menerapkannya.

BACA JUGA:  6 Keuntungan Memiliki Bisnis Online

Mahatama Property sendiri sudah sejak beberapa tahun ini telah melakukan akad jual beli perumahannya dengan konsep syariah.

“Saya menawarkan jual beli rumah dengan akad murabahah ke konsumen, akad secara syariah, kita jual beli dulu ke perbankan syariah baru bank menjual ke nasabahnya, jadi tidak ada DP ke developer,” jelasnya.

Pos terkait