Diduga Lakukan Praktek Monopoli Proyek, Ketua Pokja Disidang KPPU

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Terkait Pengadaan Pekerjaan Pembangunan Gedung Kolam Renang Tahap II di Kandangan, kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang dipersiapkan untuk  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang menuai masalah. Pasalnya, proyek tersebut dilaporkan dan masuk ke persidangan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Sidang dugaan pelanggaran UU No.5 Tahun 1999, tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat ini sudah memasuki tahap II dengan agenda pemeriksaan beberapa terlapor.

Majelis komisi yang dipimpin Kodrat Wibowo didampingi Harry Agustanto dan Ukay Karyadi terpaksa harus menggelar sidang ini di sebuah hotel di Banjarmasin pada Kamis (19/11).

Sedangkan sebagai terlapor pihak Kelompok Kerja (Pokja) dahulu disebut panitia lelang, yang menangani pelelangan proyek kolam tersebut dengan nilai dikisaran angka Rp 30 M lebih.

BACA JUGA:  6 Korca FKTI Dikukuhkan

“Proyek pengadaan pekerjaan pembangunan gedung kolam renang tahap II, dimenangkan PT. Cahaya Hikmah Jaya Pratama dengan kontrak senilai 30 miliar lebih” kata Fatimah, selaku Ketua Pokja.

Ia mengaku tidak mengetahui bahwa ketiga perusahaan peserta tender itu dimiliki oleh satu orang saja dan ia hanya menjalankan tugas sebagaimana peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010, tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Pemenang tender adalah PT. Cahaya Hikmah Jaya Pratama” ujarnya kepada Ketua Majelis Hakim, Kodrat Wibowo.

Fatimah sebagai terlapor IV mengatakan bahwa  dirinya tidak mempunyai akses untuk mengetahui siapa pengawas tender yang ada.

L

Pos terkait