Pangdam VI/Mulawarman Bertamu Ke Polda Kalsel

Sedangkan untuk Penanggulangan Karhutla, langkah strategi yang dilakukan oleh Polda Kalsel dan sudah dilaksanakan yaitu giat Premitif berupa penyebaran Maklumat Kapolda Kalsel, pemasangan spanduk, himbauan, sosialisasi para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat setempat tentang bahaya Karhulta. Sementara dalam giat Preventif Polda Kalsel selalu menggandeng unsur TNI untuk melaksakanan patroli dialogis hingga pelosok desa untuk meminimalisir kebiasaan masyarakat yang kerap membakar lahan.

Untuk Pengamanan Pilkada, Kapolda Kalsel menyampaikan 1.100 personil Polri bersama 231 personil TNI di wilayah Kalsel dikerahkan dalam setiap tahapan, dengan tetap mengedepankan standart prosedur protokol kesehatan disituasi Pandemi Covid-19 saat ini.

Dengan terjalinnya kerjasama dan kemitraan secara sinergis antara Polri dengan Pemerintah Daerah, TNI, stakeholder dan seluruh elemen masyarakat, Kapolda Kalsel pada kesempatan ini memberikan penghargaan kepada Panglima TNI sebagai Komandan Kehormatan Harkamtibmas.

Kapolda Kalsle menjelaskan secara etimologi, Komandan bermakna seorang pemimpin, sedangkan Kehormatan merupakan sebuah bentuk jati diri atau karakter dan Harkamtibmas menggambarkan bahwa kami menyadari peran Polisi tidak dapat berdiri sendiri untuk memelihara Kamtibmas. Terbukti dengan sinergitas TNI-Polri yang selama ini terjalin sehingga dapat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya sengaja memakai baret (Penghargaan) ini terus karena bagi saya ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa dan sepanjang 32 tahun saya berdinas saya baru bisa memakai baret ini baru kali ini dan disematkan langsung oleh Bapak Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H.,” tutur Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M. Tr (Han).

Pos terkait