Ketahanan Pendapatan Petani Sebagai Wujud Kemerdekaan Tanah dan Air Indonesia

  • Whatsapp

Wartaniaga.com– Indonesia adalah negara dari berbagai kumpulan pulau dan barisan pulau tersebut membentuk sebuah nama yaitu nusantara.

Negeri dari  nusa dan antara tersusun oleh tanah dan air hingga membentuk bentangan panjang dari sabang sampai merauke .

Dan seolah ada garis membagi di negeri ini yaitu garis katulistiwa ,sebuah keuntungan untuk negeri ini dalam bidang pertanian. Sehingga dari dulu menjadi rebutan para domain kapitalis yang berpusat di Eropa.

Ir Aris Nugroho, Kosnsultan Pertanian dan Founder INOVAT

Sampailah kita terjajah oleh Belanda dan lainnya.

Tapi…cerita itu tergantikan oleh semangat para pemuda Indonesia dalam meraih kebabasan hakikinya yaitu sebuah kalimat “merdeka” dan itulah tonggak kebebasan sebuah negara di atas pengakuan negara lain di belahan bumi ini.

BACA JUGA:  Perjuangan Melawan Virus Corona Bagi Kaum Penyandang Disabilitas

Perjuangan merebut kemerdekaan tersiram darah para pejuang kita dan darah mereka menjadikan tanah Indonesia terbentuk koloni bakterian di dalam tanah sebagai wujud sedekah bumi para pahlawan dan seakan mereka meletakkan pondasi nitrogen di pertanian negeri ini.

Teriakan merdeka mereka mengaung di udara negeri ini seperti menarik  kekuatan pertumbuhan perjuangan dalam mencapai sebuah tujuan di bumi pertiwi ini.

Dan mirip kekuatan posphor dalam sebuah bahasa tanaman dalam percepatan pertumbuhan batangnya .

Hingga apa yang diinginkan para pahlawan tidaklah sia sia, saat darah perjuangan dan kematian mereka menjadikan harapan baru untuk Indonesia yaitu kemerdekaan di atas martabat bangsa.

Dan diejawantahkan bahwa hasil sebuah perjuangan akan menciptakan hasil yang bermutu dan berkelas yaitu negara merdeka.

BACA JUGA:  Omnibus Law, Solusi Semrawutnya Perekonomian Indonesia

Mirip tanaman yang berhasil di sisi produksi dengan metode efek kalium dalam mencipta hasil “good graduate“.

Pos terkait