Ketahanan Pendapatan Petani Sebagai Wujud Kemerdekaan Tanah dan Air Indonesia

  • Whatsapp

Sekarang ,kemarin dan esok apa yang akan kita lakukan di negeri antara nusa ini .

Apa yang akan kita pertanggung jawabkan jika ditanya oleh sang pejuang pejuang kita di alam sana.

Apa yang akan kita banggakan kepada dunia dan kepada sang merah di atas putih.

Kemerdekan bukan hanya sebuah tanggal dan mengingatnya dengan upacara tapi lebih dari itu Indonesiaku …lihat para generasimu yang sekarang terkunci dibudaya konsumsi dan bahkan masuk pada fase termanjakan konsumtif.

Lihat mileniamu kebanyakan berfikir secara dormain dan melihat ke depan tak berdasar masa lalu sebagai bahan belajarnya.

Lihat kesombongan para pengabdi negara yang lupa bahwa pengabdian masyarakat adalah yang utama.

BACA JUGA:  Memantik Semangat Wirausaha setelah Ramadhan

Dan banyak lagi orientasi jangka pendek ,menengah dan panjang yang terkadang tak sesuai dengan yang di wacanakan.

Indonesia butuh perubahan ,bukan perubahan sistemnya akan tetapi perubahan mindset masyarakatnya terutama di bidang pertanian .

Bidang pertanian yang akan menjadi magnet kekuatan Indonesia di masa datang. Kebijakan paling utama adalah inovasi dan pengembangan mandiri masyarakat Indonesia.  Itulah kunci awal sukses kita dan masyarakat utamanya adalah milenia kita.

Perubahan mindset ketahanan pangan selayaknya dirubah dengan ketahanan pendapatan agar orientasi kita ke depan akan menggabungkan dua konsep di atas yaitu ketahanan pangan dan ketahanan pendapatan sebagai wujud memerdekakan petani Indonesia dalam berkompetisi di pasar bebas dunia terutama dibidang sains dan tehnologi sehingga mengembalikan kejayaan pertanian Indonesia ditangan generasi muda kita dipercaturan dunia. Selamat Dirgahayu Indonesia Raya ke-75, Indonesia Maju Jayalah Negeriku.

BACA JUGA:  Makan Berbuka Puasa yang Diwaspadai

 

Refleksi kemerdekaan Indonesia

#16 august 2020

#Ir Aris Nugroho

#Petani orang kaya

 

Penulis : Ir Aris Nugroho

Kosnsultan Pertanian dan Founder INOVAT  

Pos terkait