YKPN Kalsel Ungkap Padi Varietas Trisakti Beda Jauh Dengan Ciherang

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Pelaihari- Berdasarkan hasil pengamatan demonstrasi farming, di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Ketua Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara (YKPN) Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Tomi, mengatakan padi varietas Trisakti jauh beda dengan Ciherang yang ditanam bersanding dengan Trisakti.( 26/7 )

Demonstrasi sendiri sebenarnya dilakukan di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Kurau sejak pertengahan Mei 2020, dan diprediksi akan berakhir dengan panen awal Agustus 20202.

“Alhamdulillah kita lihat sendiri dari petani varietas Trisakti berbeda. Trisakti bulirnya 150 dan batangnya 45, sedangkan Ciherang bulirnya 100 dan batangnya 30. Jadi Trisakti memang beda. Umurnyapun beda, Trisakti 15 hari lebih muda” jelas Tomi.

BACA JUGA:  Harga Ayam Melangit, Usaha Restoran Menjerit

Di tempat terpisah, Marhaenis Budi Santoso, yang perhatian terhadap kegiatan demfarm menuturkan demonstrasi farming merupakan salah satu metode penyuluhan yang efektif untuk meyakinkan petani terhadap inovasi baru.

“Demontrasi merupakan metode yang efektif dalam hal ini untuk meyakinkan petani, karena petani melakukan dan melihat sendiri” tutur Marhaenis.

Dikatakan bahwa banyak petani yang belum mengenal varietas ini. Jadi demontrasi ini tentu dimaksudkan untuk mengenalkan kepada petani tentang padi varietas Trisakti yang dikenal sebagai varietas super genjah yang dapat dipanen 65 – 75 hari setelah tanam.

“Banyak petani yang belum tahu varietas ini. Saya sendiri sudah dengar lama tapi baru tahu padi Trisakti dari demontrasi farming itu” lanjutnya

Pos terkait