Showroom Mobil Bekas Optimis di Era New Normal

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasi-Mobil bekas masih menjadi incaran bagi masyarakat untuk dimiliki terlebih lagi masa ekonomi sulit seperti sekarang ini. Terbukti, para pelaku usaha penjual mobil bekas mengaku masih optimis dengan omset setiap bulannya terlebih memasuki new normal.

Bahkan, salah satu showroom mobil bekas di kawasan Jalan Achmad Yani kilometer 10,300 mengaku mengalai kenaikan penjualan pasaat pandemi ini.

“ Biasanya setiap bulan laku paling banyak Cuma 10 unit, tapi walau wabah corona melanda kami mampu menjual sampai 13 unit bulan ini,” terang Haris pemilik showroom mobil bekas Ridho Ummi saat ditemui Wartaniaga.com.

Meski demikian, ia mengatakan keuntungan yang didapat setiap unitnya tidak sebesar saat normal. Karena, baginya yang terpenting unit laku dan keluar, soal keuntungan tidak terlalu dinomor satukan.

BACA JUGA:  Perekonomian Kalsel Triwulan Pertama 2018 Tumbuh 5 persen

“ Yang terpenting laku dan unit keluar, keuntungan biar sedikit. Kita saat ini sedang dilanda musibah virus jadi ekonomi juga ikut turun, tidak apa-apa untung sedikit yang penting ada perputaran,” jelas pria yang sudah puluhan tahun berbisnis mobil bekas ini.

Bahkan, Haris sempat dapat menjual dalam sehari 4 unit sekaligus.  “Kemarin saya satu hari bisa menjual 4 unit mobil, namun keuntungannya sedikit,” ujarnya.

Ridho Ummi, sambungnya menjual semua jenis merek mobil, mulai dari harga di bawah ratusan juta hingga lebih dari Rp 300 juta.

“ Semua merek kami menjual, Apapun mereknya kita jual, asal kondisinya bagus karena kami juga menjaga kualitas serta kepercayaan konsumen,” katanya seraya menambahkan pihaknya dapat membantu konsumen untuk pembelian secara kredit melalu berbagai lemabag keuangan dan perbankan.

BACA JUGA:  Lewat Bisnis Sablon, Gahipbta Tala Promosi Pariwisata

Dirinya optimis, di era new normal bisnis jual beli mobil bekas akan mengeliat kembali seperti sebelum ada pandemi.

Pos terkait