Dinas Koperasi Tanah Laut Gelar Operasi Pasar LPG

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Pelaihari – Harga liquid petroleum gas (LPG) atau gas elpiji kemasan tiga kilogram di pasaran hingga kini masih naik dan cenderung fluktuatif.
Terlebih dengan kondisi perekonomian yang babak belur dihajar pandemi Covid-19, yang membuat pendapatan sebagian besar masyarakat menurun dan harga berbagai kebutuhan pokok masyarakt naik. ( 11/6 )

Hal tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) berkerjasama dengan PT. Pertamina dan para agen penyalur untuk menggelar Operasi Pasar elpiji tiga kilogram.

Salah satunya adalah di Kecamatan Batu Ampar yang mana kegiatan Operasi Pasar elpiji tiga kilogram tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tala H. Sukamta di Kantor Kecamatan Batu Ampar.

Total ada 280 buah tabung gas elpiji tiga kilogram yang akan dijual dengan harga standar yaitu seharga Rp19.000, yang akan dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter pertama sebanyak 140 tabung dan kloter selanjutnya 140 tabung. Warga yang datang ingin membeli gas elpiji pun harus dapat menunjukkan KTP serta maksimal satu orang hanya bisa membeli satu tabung.

BACA JUGA:  Madihin dan Pasar Terapung Jadikan Banjarmasin Nominator Kota kreatif

Guna menghindari kerumunan massa, jarak antrean antarwarga pun diatur dan mengenakan masker sesuai dengan protokol standar pencegahan Covid-19.

Masyarakat Kecamatan batu Ampar pun sangat antusias dengan Operasi Pasar gas elpiji tiga kilogram tersebut, salah satunya warga Desa Gunung Mas Mulyati yang ikut membeli gas elpiji tiga kilogram, menurutnya jika membeli di warung atau pasaran harga elpiji tiga kilogram sangat mahal yakni Rp 30.000 bahkan sampai Rp 32.000.

” Kalau di warung tiga puluh ribuan lebih mas, saya senang dengan pasar murah gas ini, harganya sangat terjangkau” ujarnya.

Sementara itu Bupati Tala Sukamta H. Sukamta mengungkapkan bahwa Operasi Pasar gas elpiji tiga kilogram ini sengaja digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan elpiji tiga kilogram dengan harga normal terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini.

Pos terkait