Mentan dan Bupati Tala Teleconference Soal Strategi Ekonomi Pertanian

Mentan dan Bupati Tala Teleconference Soal Strategi Ekonomi Pertanian

Bupati Tanah Laut, Sukamta mengatakan, ada beberapa komoditas pertanian unggulan di Tanah Laut yang nantinya akan di maksimalkan untuk berkontribusi di dalam pembangunan pertanian di Indonesia.

“Terutama jagung, untuk bulan ini sudah lebih dari 20 ribu hektar kita tanam, sehingga kita yakini untuk panen jagung pada tahun ini akan melebihi dari pada tahun – tahun yang lalu,” jelas Sukamta.

Mentan dan Bupati Tala Teleconference Soal Strategi Ekonomi Pertanian2

Ditambahkannya, untuk padi saat ini sudah ditanam seluas 24 ribu hektar, melibihi dari luas tanam tahun sebelumnya, pemerintah daerah juga akan mengejar dari segi produktifitas.
“Untuk padi rata-rata masih 1.5 ton, sedangkan untuk jagung sekitar 7 ton,” ujar Sukamta.

“Untuk itulah, hal tersebut harus di kejar, agar produktifitas jagung dan padi akan semakin meningkat,” tambahnya.

Demikian juga untuk ternak, pada tahun 2020 ini, program Si Komandan ( sapi, kerbau komoditas andalan nasional ), untuk Kalimantan Selatan di pusatkan di Tanah Laut, sebanyak 45 ribu ekor.

“Saya ingin menyampaikan kepada Menteri, agar bisa mendorong dan mengkomunikasikan dengan Kementrian Lingkungan Hidup tentang rencana kita untuk membangun peternakan di areal reklamasi pasca tambang ” jelas Sukamta.

Dirinya berharap hal tersebut nantinya bisa menjadi andalan kabupaten Tanah Laut, karena secara nasional setiap tahunnya ia mengakui bumi tuntung pandang tersebut kekurangan 1.3 juta ekor.

“Dengan sistem rumah tangga dalam pengembangan ternak pasti tidak bisa besar, mau tidak mau harus membuka untuk sistem ranch, untuk itu yang berpeluang besar adalah areal lahan pasca tambang,” pungkasnya.

Reporter/Foto : Tony Widodo
Editor : Mukta

Pos terkait

banner 468x60