155 views

BPPRD dan KPP Rebutan Pajak Crystal Bakery

Crystal Bakery

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Tidak terima pendapatan pajak Crystal Bakery (Toko Roti) dipungut Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarbaru. Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru sebut KPP serobot pendapatan pajak tersebut.

Menurut Sekretaris BPPRD Kota Banjarbaru, Masrul, menindaklanjuti itu pihaknya tak tinggal diam dan akan membawanya Pengadilan Negeri, Ombudsman RI dan Kementerian Dalam Negeri. Karena telah melanggar undang-undang.

“Akibat perbuatannya ini, kami sudah layangkan surat gugatan ke Ombudsman RI serta Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri),” ujarnya kepada Wartaniaga.com, Senin (11/11).

Toko Roti Crystal Bakery Dituntut Harus Membayar Sejumlah Pajak ke KPP

Ia mengungkapkan, KPP Pratama Banjarbaru merasa toko roti tersebut termasuk Pajak Penghasilan Negara (PPN). Ia yakin kalau toko roti seperti Crystal Bakery itu masuk sebagai pajak restaurant dan masuk katagori pajak daerah, bukan PPN.

BACA JUGA:  Begini Keadaan Ekspor -Impor Kalsel Juli 2017

“Itu pajak daerah karena itu jenis restoran, bukan PPN” cetusnya.

Masrul juga membeberkan, sebelum itu pihaknya telah menerima surat keberatan dari pengelola Crystal Bakery. Dalam surat berisikan pihak Crystal Bakery dituntut harus membayar sejumlah pajak ke KPP Pratama dengan alasan menunggak dari 2016 lalu dan harus segera dibayar.

“Anehnya lagi KPP Pratama bersikeras  memungut  pajak dari Crystal Bakery. Saya bilang pada pihak Crystal menahan dulu pembayarannya hingga masalah ini dapat kami selesaikan,” bebernya.

Reporter : Riswan
Editor      : Hamdani
Foto        : Riswan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *