Hadapi Akhir Tahun, Disdag Kalsel Jalin Koordinasi

  • Whatsapp
Hadapi Akhir Tahun, Didag Kalsel Jalin Koordinasi
Kadis Perdagangan Kalsel, Drs Birhasani

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Menghadapi hari besar pada akhir tahun, Dinas Perdagangan (Disdag) Kalimantan Selatan melakukan Rapat Koordinasi bersama Bank Indonesia dan Bulog.

Rapat Koordinasi ini dalam rangka mengatisipasi ketersediaan Bahan Pokok Menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2020.

Muat Lebih

“Kegiatan ini diikuti Dinas Perdagangan Kabupaten Kota se Kalsel,” terang Kadis Perdagangan Kalsel, Drs Birhasani di Banjarmasin, Senin (14/10).

Dikatakannya, guna mendapatkan data yang kongkrit pihaknya juga mengundang para pelaku usaha dan mitra kerja.

“Informasi juga kami gali dari mitra Disdag dan pelaku usaha sembako,” ucap mantan Kadis Perdagangan Tabalong ini

BACA JUGA:  Ini Keberhasilan Pembangunan Pemkot Banjarmasin Tahun 2018

Menurut Birhasani, Disdag Kalsel mencatat hasil laporan dari tahun 2018 lalu terjadinya inflasi yang signifikan saat menghadapi Natal dan Tahun Baru.

“Inflasi pada akhir tahun hingga mencapai 0,8 persen karena permintaan masyarakat cukup tinggi,” terangnya

Baginya, antisipasi ini perlu dilakukan agar bahan pokok masyarakat terpenuhi.
Bukan saja dari dinas perdagangan tetapi juga dari sektor hulu baik Industri maupun SKPD terkait serta para pelaku usaha agar mempersiapkan ketersedian stok barang dijaga dan dipersiapkan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Bulog Kalsel, Arif Mandu memgungkapkan dalam waktu 3 bulan ke depan pihaknya memiliki stok yang cukup untuk minyak goreng, beras dan gula.

“Saat ini ada 7000 ton untuk gula, tepung tersedia sekitar 8000 ton. Selain itu, banyak juga pelaku usaha yang mempunyai persediaan di pasar,” ucapnya

BACA JUGA:  Perusahaan di Kalsel Berpeluang Go Public

Pada kesempatan itu, Disdag Kalsel dan Bulog berharap para pelaku usaha tidak menimbun bahan pokok untuk mencari keuntungan semata.

“Masyarakat juga jangan melakukan aksi borong dan membeli sesuai dengan kebutuhan yang mengakibatkan mubajir, barang dan bahan pokok tersedia dan mencukupi untuk tiga bulan kedepan,” tandas Birhasani.

Reporter : Edhi Dharmawan
Editor : Didin Ariyadi
Foto : Edhi Dharmawan

Pos terkait