Kepemilikan Saham Investor Kalsel di Pasar Modal Tertinggi se Kalimantan

  • Whatsapp
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, OJK Regional 9 Kalimantan, Mohamad Nurdin Subandi ( 2 dari kanan)

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Kepemilikan saham di pasar modal oleh investor  KalSel hingga saat ini tercatat sebesar Rp 40,48 triliun atau 92,73 persen dari jumlah keseluruhan kepemilikan saham di pulau Kalimantan.  Jumlah ini tentunya menunjukan  bahwa, kepemilikan saham warga Kalsel menempati posisi tertingi dibandingkan provinsi lain di pulau Kalimantan.

Menurut Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, OJK Regional  9 Kalimantan, Mohamad Nurdin Subandi, jumlah investor pasar modal di KalSel berjumlah 12.235 investor atau sebesar 22,26% dari seluruh investor pasar modal di pulau Kalimantan.  Terdapat peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 59,29 persen.

Muat Lebih

BACA JUGA:  Ini Tiga Industri Potensial di Kalsel Menurut Bank Indonesia

Tambahnya, dengan meningkatnya jumlah investor berdampak juga pada kepemilikan saham di KalSel. Kepemilikan saham oleh investor di KalSel adalah sebesar 40,48 triliun atau 92,73% dari total kepemilikan saham investor di seluruh Pulau Kalimantan.

Ia mengungkapkan pula ihwal secara khusus di Kota Banjarmasin jumlah investor pasar modal berjumlah 6.387 investor atau  sebesar 52,20% dari total investor di KalSel. “ Di antara investor tersebut 3.597 investor merupakan investor saham, 3.469 investor reksa dana dan 804 SBN” terangnya, saat jumpa pers di kantornya, Kamis (8/11).

Sementara itu, sambung Nurdin jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di KalSel pada tahun 2018 yaitu 3.626.616 jiwa, maka jumlah penduduk kota Banjarmasin yang berinvestasi di seluruh saham pasar modal sebesar 0,34%.

BACA JUGA:  Deputi Gubernur BI : Pariwisata dan UMKM Pendorong Perekonomian Daerah

Dibantu dengan  7 perusahaan securitas yang sudah  memiliki cabang  di Banjarmasin, dirinya optimis kepemilikan saham di pasar modal oleh masyarakat Kalsel akan selalu mengalami peningkatan.

“ Kantor cabang perusahaan efek atau sekuritas tersebut yaitu PT BNI sekuritas, PT valbury sekuritas, PT Mandiri sekuritas, PT Phillip sekuritas, PT MNC sekuritas, PT Indo Premier sekuritas dan PT RHB sekuritas, dengan dukungan 7 securitas dan satu kantor cabang manajer investasi kami yakin pertumbuhan kepemilikan saham di Kalsel akan meningkat ” sebut Nurdin.

Reporter : Fahmi

Edito : Didin Ariyadi

Foto : Fahmi

Pos terkait