Ketupat Kandangan, Kuliner Siap Santap Setiap Saat

  • Whatsapp
(wartaniaga.com - Foto : Edhi Darmawan)

WartaNiaga.com, Banjarmasin – Sejak dulu ketupat kandangan menjadi salah satu pilihan masyarakat Banjar untuk sarapan pagi. Selain memiliki rasa yang nikmat, kuliner yang satu ini juga memiliki ciri tersendiri dalam menyantapnya.

Masyarakat Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) biasanya makan ketupat ini dengan menggunakan tangan alias tidak pakai sendok dan garpu.

Muat Lebih

Cara makannya dengan meremas-remas ketupat di dalam kuahnya hingga hancur menjadi seperti nasi dan disantap.

DI Banjarmasin, sangat banyak warung yang menyediakan masakan ini, salah satunya adalah warung ketupat mama Ifat yang berada di kawasan pekapuran samping jembatan 2

BACA JUGA:  Ibnu Pastikan September Sultan Suriansyah Beroperasi

Sudah ada sejak 15 tahun yanga lalu, warung ini biasanya buka sejak jam 6 pagi hingga jam 9 wita. Bahkan, saking lakunya sebelum jam 9 warung yang membandrol harga perporsi cuma Rp. 15.000 ini sudah tutup karena kehabisan stok jualan.

Melengkapi sajian berkuah ini tentu selalu ditemani lauk khas yakni ikan gabus atau dalam bahasa banjar disebut iwak Haruan. Sebagai variasi lauk, biasanya mama Ifat juga menambahkan parut hintalu iwak ( jeroan ikan gabus) yang ditusuk seperti sate yang diasap bersama ikan gabusnya.

Sebagai penyedap selera, disediakan pula sambal terasi yang dicampur dengan irisan buah binjai atau mangga muda. Racikan sambal tersebut dilumuri dengan kuah ketupat. Wuih, pedas tapi nikmat.
Makanan kaya lemak ini lezat disantap di waktu apapun baik dipagi hari, siang maupun malam.

BACA JUGA:  Hermansyah : Pasar Ujung Murung Akan Ditata

Pokoknya Ketupat Kandangan, Kuliner Siap Santap Setiap Saat. Dan setelah menyantap sepiring, biasanya 4 belah ketupat, dijamin bakal kekenyangan.

Reporter : Edhi Darmawan
Editor : Didin Ariyadi
Foto : Edhi Darmawan

Pos terkait