Forkopimda Banjarbaru Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla, Konflik Sosial, dan Kawal Pembangunan

Pemkot Banjarbaru bersama Forkopimda bahas 3 agenda utama Kota Banjarbaru (Foto : MCBjB)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru menggelar rapat koordinasi di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (13/8). Rapat tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas daerah.

Rapat dibuka langsung oleh Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, dengan membahas tiga agenda utama yang dinilai penting untuk mendapat perhatian bersama, yakni penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan, antisipasi konflik sosial, dan pengawalan program pembangunan daerah.

Dalam menghadapi ancaman karhutla dan kekeringan, Forkopimda menekankan pentingnya memperkuat deteksi dini terhadap titik api, memastikan kesiapan ketersediaan air bersih, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.

Sementara itu, dalam mengantisipasi potensi konflik sosial, seluruh unsur terkait didorong meningkatkan koordinasi lintas sektor dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Di sisi lain, stabilitas daerah juga menjadi perhatian penting dalam mendukung keberlangsungan program pembangunan. Pemerintah bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait berkomitmen memastikan berbagai program prioritas serta visi dan misi pembangunan Kota Banjarbaru dapat berjalan secara optimal.

Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.

“Kita harus memperkuat sinergi dan koordinasi. Dengan kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait, kita bisa menjaga Banjarbaru tetap aman, kondusif, sekaligus memastikan pembangunan terus berjalan,” ujar Lisa.

Menurutnya, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini, terutama menghadapi potensi karhutla, kekeringan maupun persoalan sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Rapat koordinasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan langkah antisipatif, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga Banjarbaru sebagai daerah yang aman, nyaman dan kondusif.

Dengan solidnya koordinasi Forkopimda, Pemerintah Kota Banjarbaru optimistis berbagai tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama, sehingga roda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait