Wartaniaga.com, Banjarmasin — LAZNAS Rumah Zakat Representative Provinsi Kalimantan Selatan melakukan silaturahmi dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dalam rangka membangun kolaborasi dan kemitraan pengembangan ekosistem digital filantropi melalui Infak.ID.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari, Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, S.Ag., M.Si., didampingi jajaran dekanat FDIK. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, khususnya dalam membahas peluang kolaborasi antara lembaga filantropi dengan lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, tim LAZNAS Rumah Zakat memperkenalkan Infak.ID sebagai salah satu platform digital yang dapat menjadi sarana untuk memudahkan **civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga unsur lainnya di lingkungan kampus, dalam menyalurkan infak**, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, dakwah, dan kemanusiaan.
Dekan FDIK UIN Antasari bersama jajaran menyambut positif pemaparan mengenai platform digital tersebut. Antusiasme juga terlihat dari berbagai pembahasan mengenai peluang pemanfaatan Infak.ID dalam membangun budaya berbagi dan memperkuat gerakan filantropi di lingkungan akademik.
**Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, S.Ag., M.Si.** menyampaikan harapan agar pembahasan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama resmi antara FDIK UIN Antasari dan LAZNAS Rumah Zakat.
*”InsyaAllah targetnya nanti saat Stadium General sudah bisa tanda tangan bersama,”* ungkap beliau dalam pertemuan tersebut.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi kedua pihak untuk melanjutkan komunikasi dan mematangkan rencana kemitraan yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam mendorong keterlibatan civitas akademika dalam gerakan filantropi dan aksi sosial.
Sementara itu, **M. Luthfi Alfin**, selaku Representative Manager LAZNAS Rumah Zakat Provinsi Kalimantan Selatan, menyampaikan kesan positif atas berlangsungnya pertemuan tersebut.
*”Alhamdulillah, pertemuan hari ini sangat luar biasa. Kami mendapatkan sambutan yang hangat dan antusias dari Ibu Dekan beserta jajaran FDIK UIN Antasari. Bagi kami, ini bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih strategis dalam menghadirkan ekosistem filantropi digital di lingkungan perguruan tinggi,”* ujarnya.
Menurut M. Luthfi Alfin, perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam menggerakkan budaya berbagi karena memiliki ekosistem yang luas, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga berbagai komunitas akademik.
*”Kami berharap komunikasi ini terus berlanjut dan dapat segera diwujudkan dalam bentuk kerja sama resmi. Semoga kolaborasi Rumah Zakat bersama FDIK UIN Antasari nantinya mampu melahirkan berbagai program kebaikan yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika, sehingga gerakan filantropi tidak hanya semakin mudah diakses secara digital, tetapi juga semakin luas manfaatnya bagi masyarakat,”* tambahnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari untuk membangun kemitraan yang lebih konkret. Kolaborasi melalui *Infak.ID* diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital filantropi sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi civitas akademika untuk mengambil peran dalam gerakan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.



















