Wartaniaga.com, Banjarbaru – Perjuangan para kafilah Kota Banjarbaru dalam mengharumkan nama daerah di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Banjarbaru.
Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, secara resmi menyerahkan bonus kepada para kafilah dalam sebuah acara yang berlangsung di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Senin (10/8).
Bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemkot Banjarbaru atas kerja keras, dedikasi, dan semangat para kafilah yang telah membawa nama Banjarbaru dalam MTQN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Sebanyak 23 kafilah Banjarbaru berhasil meraih juara pada berbagai cabang yang diperlombakan. Namun, penghargaan yang diberikan pemerintah tidak hanya ditujukan kepada mereka yang berhasil meraih prestasi.
Seluruh anggota Kafilah Kota Banjarbaru yang telah ikut berjuang dan berpartisipasi dalam MTQN Ke-XXXVII juga mendapatkan apresiasi.
Bagi Pemkot Banjarbaru, setiap langkah, latihan, pengorbanan, dan perjuangan para kafilah memiliki nilai yang tidak kalah penting dari sebuah piala.
Walikota Lisa menyampaikan, MTQ sejatinya bukan sekadar arena untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, MTQ merupakan bagian dari ibadah sekaligus momentum untuk menyebarluaskan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“Ajang ini bukan semata-mata untuk mengejar dan meraih juara dalam perlombaan, melainkan menjadi sarana ibadah dan syiar keagamaan. Hal terpenting adalah bagaimana kita selalu menanamkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lisa.
Ia berharap prestasi yang telah diraih menjadi penyemangat bagi para kafilah untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Terlebih, ajang MTQ Tingkat Nasional dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang.
Lisa juga berpesan agar para kafilah senantiasa menjaga kesehatan, mempererat kekompakan, dan tidak berhenti mengasah kemampuan.
Menurutnya, prestasi yang diraih hari ini harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, sekaligus menjadi motivasi agar generasi muda Banjarbaru semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Pemberian bonus ini pun menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghargai setiap perjuangan putra-putri daerah. Sebab, bagi pemerintah, membawa nama Banjarbaru ke ajang MTQ bukan hanya tentang siapa yang pulang membawa juara, tetapi tentang mereka yang telah berani tampil, berjuang, dan mengharumkan nama daerah dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Editor : Eddy Dharmawan



















