Supian HK: Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Penting Pembangunan Kalsel

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Supian HK, menilai silaturahmi Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. bersama tokoh agama se-Kalimantan menjadi momentum penting untuk memperkuat kerukunan, toleransi, dan moderasi beragama di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Supian HK usai menghadiri kegiatan silaturahmi yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (9/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan se-Kalimantan.

Supian HK menyambut positif kehadiran Menteri Agama di Kalimantan Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan visi dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Bapak Menteri Agama di Banua. Silaturahmi ini bukan hanya temu sapa, tetapi juga forum strategis untuk menyatukan visi dalam menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Supian HK.

Ia menilai tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Selain memberikan pembinaan kepada umat, tokoh agama juga dapat menjadi jembatan dalam membangun komunikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, Supian HK menegaskan DPRD Kalsel siap memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendukung berbagai program keagamaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan tokoh agama dalam kegiatan tersebut juga penting menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan keumatan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Supian HK berharap komunikasi antara pemerintah, DPRD, dan tokoh agama dapat terus terjalin sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

“Kerukunan adalah modal utama pembangunan. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai luhur Banua, saya yakin Kalimantan Selatan akan terus menjadi contoh daerah yang damai dan harmonis,” pungkasnya.

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif bagi pembangunan Kalimantan Selatan.

Editor: Aditya

Pos terkait