Hingga Oktober 2023, OJK Tuntaskan 301 Pengaduan Konsumen

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel) di periode Januari hingga Oktober 2023 ini telah menuntaskan 301 pengaduan konsumen terkait industri jasa keungan.

Berdasarkan data yang dirilis lembaga ini jumlah tersebut sudah termasuk industri keuangan non bank alias IKNB.

” Pengaduan via APPK sebanyak 61 kasus, di mana 31 pengaduan berasal dari sektor IKNB dan 30 pengaduan dari sektor Perbankan,” jelas Kepala OJK Kalsel, Darmansyah melalui siaran pers yang diterima media ini, Selasa (7/11).

Sementara itu, OJK juga menerima sebanyak 240 pengaduan walk-in atau pengaduan secara langsung. Maka, secara keseluruhan OJK Kalsel telah menerima pengaduan 301 sepanjang tahun ini.

Menurutnya, semua pengaduan telah diselesaikan oleh Lembaga Jasa Keuangan terkait.

” Pengaduan terbanyak pada perbankan adalah restrukturisasi kredit, kemudian diikuti oleh persoalan klaim,” terangnya.

Ditambahkan Darmansyah, di sektor IKNB topik utama pengaduan berkisar pada restrukturisasi kredit, lelang agunan dan pelaporan SLIK.

Untuk itu, pihaknya juga telah menggelar berbagai edukasi keuangan baik secara langsung maupun daring.

” Ada 63 kegiatan edukasi, baik secara langsung maupun daring, dengan jumlah peserta mencapai 10.432 orang yang terdiri dari seluruh lapisan masyarakat,”jelasnya.

Ia mengungkapkan terdapat 3 materi utama yang disampaikan pada masyrakat.

” Pengenalan OJK, waspada investasi ilegal, raham produk dan keuangan UMKM. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengerti jasa industri keuangan,” tutupnya.

Editor : Edhy Darmawan

Pos terkait

banner 468x60