Sempat Langka, BBM di Batulicin Kembali Normal

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Batulicin – Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Batulicin dan sekitarnya sempat mengalami kelangkaan pada saat menjelang lebaran hingga H+10 Idul Fitri. Kini distribusi dan ketersediaannya kembali normal.

Pengawas SPBU Simpang Tiga Pelabuhan Ferry Batulicin, Sayyed Nazamudin menjelaskan bahwa kelangkaan tersebut diakibatkan pada bulan Ramadhan kemarin ada kenaikan harga di beberapa jenis BBM dari PT Pertamina (Persero) sehingga SPBU terkendala untuk transaksi pembelian.

“Sejumlah SPBU di Batulicin, Tanah Bumbu, sempat mengeluhkan kekurangan pasokan Pertalite. Bahkan beberapa SPBU di Batulicin sempat tidak melayani penjualan Pertalite akibat kehabisan stok,” ujarnya ditemui media ini, Selasa (17/5) siang.

Tidak hanya itu, juga diakibatkan adanya libur panjang dan cuti bersama sehingga beberapa bank di kota Batulicin pada tutup. Adapun yang masih buka untuk melayani SPBU, itu buka cuma tanggal 4 hingga 7 mei 2022.

BACA JUGA:  Pasar Cempaka Rampung 90 Persen

“Setelah lebaran, kondisi menjadi normal kembali. Tidak ada lagi terkendala untuk BBM seperti Pertalite, Pertamax, Dexlite, Pertamina Dex, dan Solar”, jelas Sayyed.

Jon, salah satu pemilik usaha Travel sekaligus sopir Travel, mengungkapkan bahwa sering bolak balik Banjarmasin ke Batulicin, ketika dirinya datang ingin mengisi Pertalite di SPBU Banjarmasin tak ada halangan namun ketika datang ingin mengisi Pertalite di SPBU Batulicin sering batal dikarenakan kosongnya stok.

“Kalo ke SPBU Batulicin itu sering kosong sampai antri panjang, karena maka dari itu saya mengisi BBM ke pelosok saja”, kata Jon.

Umar, warga kota Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu yang datang untuk mengisi Pertamax merasa kasihan kepada masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan Pertamax yang mana harga Pertamax sekarang ini sedang naik.

BACA JUGA:  Harga Gula Naik Bukan Karena Cuaca Tapi Dari Distributor

“Kenaikan harga pertamax lumayan tinggi, kasihan juga untuk masyarakat lain yang membutuhkan dan sudah terbiasa memakai Pertamax ini”, keluhnya.

Perlu diketahui bahwa untuk harga beberapa BBM di Batulicin ada perubahan berdasarkan keputusan dari PT Pertamina (Persero) disebabkan semakin tingginya harga minyak dunia, Pertamax sebelumnya Rp 9.200 sekarang naik menjadi Rp 12.750 per liter, Dexlite sebelumnya Rp 9.700 sekarang naik menjadi Rp 13.250 per liter, Pertamina Dex sebelumnya 13.450 sekarang naik menjadi Rp 14.000 per liter, Pertalite sebelumnya Rp 7.850 sekarang turun menjadi Rp 7.650 per liter, dan untuk Solar tidak ada perubahan tetap sama di harga Rp 5.150 per liter.

BACA JUGA:  Masih Langka, Ketua Hiswana Migas : Masyarakat Mampu Jangan Ikut Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg

“Harapan kami untuk ke depannya kuota Bio Solar bisa ditambah, karena kami cuma tiga kali seminggu untuk bisa menyediakannya, seolah-olah solar itu diburu orang”, tutup Sayyed.

Reporter : Jamil
Editor : Hani

L

Pos terkait