Gus Hamid Pimpin Delegasi Indonesia ke International Conference OTAi Malaysia

70 Ulama, Delegasi Indonesia pada saat International Conference di Malaysia

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Dr ( C) KH Muhammad Abdul Hamid Marzuqi S.Pd.I, MM alias Gus Hamid memimpin delegasi Indonesia menghadiri International Conference OTAi di Malayasia.

Sebanyak 70 ulama pimpinan Pondok Pesanteren se Indonesia mengikuti kegiatan yang diselenggaran pada 4 hingga 8 September 2023, di Kuala Lumpur, Malaysia ini.

Menurut Gus Hamid, OTAi merupakan organisasi yang berfokus pada perbaikan ekonomi ummat Islam di dunia. Presiden OTAi Malaysia, Tuan Guru Dr KH Sifu Khalifah Suhaimi bin Abbas telah menemukan inovasi sistem ekonomi untuk pondok pesanteren dan sekolah Islam.

” Sistem ekonomi OTAi sudah terbukti, di Malaysia para santri di sana mampu berdakwah sekaligus menjadi enterpreuner sehingga ekonomi mereka sangat baik,” kata Ketua Santriprenuer Kalsel ini melalui pesan singkatnya pada media ini, Sabtu (9/9) malam.

OTAi Malaysia telah berhasil menterjemahkan ekonomi Rukun Islam dan Rukun Iman sehingga hanya dalam waktu 7 tahun santri-santrinya sudah mapan secara ekonomi.

” Dengan manajeman, kedisiplinan dan SOP dari OTAi para santri mampu memiliki mobil-mobil mewah. Dalam 3 tahun santri sudah dapat mobil Toyota Hilux dan pada tahun ketujuh sudah memiliki mobil Toyota Alphard seri terbaru. Dan semua delegasi Indonesia dibawa melihat usaha-usaha yang mereka miliki,” papar Ketua Harian DPW Ikatan Pesanteren Indonesia (IPI) Kalsel ini.

Keberangkatan delegasi Indonesia ini, sambungnya dalam rangka menimba ilmu agar Ponpes yang ada di Indonesia mampu menerapkan sistem ekonomi OTAi tersebut.

” Kita juga ingin santri-santri memiliki jiwa entreprenuer sehingga mereka tidak menggantungkan ekonominya pada dakwah. Sebaliknya mereka bisa membantu dakwah dengan kemampuan ekonomi yang dimiliki,” harap pria yang juga Rois Suriah PCNU kota Banjarbaru ini.

Diungkapkan Gus Hamid, para delegasi Indonesia ini mewakil setiap provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Selain itu, pihaknya juga membawa ulama-ulama besar seperti Ketua Umum Hebitren Nasional dan Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Dr KH Moh Hasib Wahab Hasbullah, Ketua Pembina DPP Santriprenuer sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ulum Wal Hilan, Jogjakarta, KH Ahmad Sugeng Utama atau Gus Ut, Pengasuh Ponpes Nurul Hijrah, Jorong, Tanah Laut, KH Mukeri Yunus.

Dan tak ketinggalan, Ketua Umum Koperasi Jatim yang juga Pengasuh Ponpes An Nur 2 Al Murtadho, Malang, KH Khairudsin Taqiuddin alias Gus Dim dan Pengasuh Ponpes, Darussalam Tegal Rejo, Pasuruan, KH Ali Khozin Djauhahi serta Pengasuh Ponpes Nurul Ilmi, Banjarbaru, Kalsel, Dr Drs KH Himron Mahmud, M.Ikom.

Bukan hanya itu, keberangkatan ini juga diikuti oleh Sekjen OPOP Jatim, Mohammad Ghofirin ( Gus Ghifirin), Surabaya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Sunan Derajat, Lamongan, Dr Gus Anas Alhigni dan Waketum Hebitren Nasional yang juga Rektor IAI Ponpes Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jatim, KH Abdul Hamid Wahid, M.Ag yang dijadwalkan berangkat urang katena sakit.

Pada bagian akhir International Conference ini, Presiden OTAi, Tuan Guru Dr KH Sifu Khalifah Suhaimi bin Abbas memilih dan mengukuhkan – Dr ( C) KH Muhammad Abdul Hamid Marzuqi S.Pd.I, MM atau Gus Hamid sebagai Presiden OTAi Indonesia dan sebagai Penasehat KH Mukeri Yunus yang juga Ketum IPI DPW Kalsel dan pimpinan Ponpes Nurul Hijrah,Jorong Tanah Laut,KalselĀ  dan Dr Drs KH Himron Mahmud, M.Ikom.

Editor : Didin

Pos terkait

banner 468x60