Musrenbang 2024, Paman Birin Minta Rencana Pembangunan Disusun Terpadu dan Terintegrasi

Selanjutnya diharapkan Paman Birin, permasalahan dan isu-isu pembangunan yang diserap secara langsung dari rakyat, baik dari kunjungan turun ke desa-desa, maupun hasil reses DPRD, mesti dikolaborasikan dalam program dan kegiatan di masing-masing sektor pembangunan.

Pada intinya, Paman Birin menekankan kepada semua pihak, khususnya jajaran SKPD,
di lingkungan Pemprov Kalsel dan kabupaten/ kota, agar program pembangunan disusun dengan memperhatikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang ingin diwujudkan.

“Hadirkanlah program dan kegiatan pembangunan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” pesannya lagi.

Disebutkan, dalam empat tahun terakhir ini, Kalsel erhasil mencapai sasaran pembangunan yang cukup menggembirakan. Di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat, provinsi ini masih mampu bertahan, dengan pertumbuhan ekonomi semakin membaik dari tahun ke tahun. pada tahun 2021 tumbuh 3,48 persen.

Sedangkan, pada tahun 2022 tumbuh sebesar 5,1 persen.

Sementara itu, hingga tahun 2022, angka pengangguran di Kalsel hanya 4,7 persen dan angka kemiskinan 4,61 persen. Angka pengangguran dan kemiskinan ini jauh berada di bawah rata-rata nasional.

Bahkan Kalsel termasuk provinsi dengan jumlah penduduk miskin terkecil di Indonesia.

Pos terkait