BI Terus Dukung Pemulihan Ekonomi di Kalsel

Kegiatan ini diikuti lebih dari 600 UMKM dengan nilai transaksi lebih dari Rp 600 juta baik secara offline maupun online.

Sementara itu, nilai transaksi yang dihasilkan dari kegiatan Pamor Borneo baik di Jakarta dan Jepang mencapai Rp 8.14 Milar.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan daya beli membawa konsekuensi terhadap inflasi. Inflasi Kalsel 2022 diprakirakan lebih tinggi dari tahun 2021.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berupaya menjaga kestabilan dengan menerapkan Strategi 4K, yaitu Ketersedian Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi serta Komunikasi yang Efektif.

Bersama TPID se-Kalsel dalam mengendalikan inflasi salah satunya melalui program unggulan yakni Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Berbagai kegiatan melalui payung GNPIP antara lain, Pasar Murah, Gerakan Menanam Cabai, Pengembangan Klaster Pangan, Optimalisasi Fasilitas Distribusi Pangan. Kegiatan ini telah memberikan hasil positif, terutama dalam mengantisipasi dampak dari penyesuaian harga BBM pada triwulan III 2022.

KPw BI juga bekerja sama dengan Perbankan di wilayah Kalsel menyelenggarakan Layanan Kas Keliling Bersama (Kaliber), wilayah jangkauannya hingga daerah 3T (terdepan, terluar dan terpencil).

Pos terkait

banner 468x60