Anjing Menggonggong Petanda Ada Iblis Lewat

  • Whatsapp
Menteri Agama RI, Yaqut Qalil Qoumas
L

Wartaniaga.com-KAMI bahagia ada menteri kabinet Jokowi datang ke Riau, hanya untuk mengukuhkan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri (IKA UIN) Riau yang baru. Kami juga bahagia, yang dilantik jadi Ketua Umum IKA, adalah keluarga dekat kami; Abdul Wahid.

Wahid ini masih muda, pintar, cerdas dan gagah pula. Selain anggota DPR-RI, dia juga ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau dan salah satu calon pemimpin Riau ke depan. Kami bahagia. Sungguh!

Tapi kebahagiaan itu tak lama. Karena setelahnya, sang menteri agama yang bernama Yaqut Qalil Qoumas itu, diduga berkata-kata tidak pantas dan menyakitkan ummat, suhubungan dengan aturan pengeras suara di mushala atau di mesjid.

BACA JUGA:  Bisnis Yang Jauh dari Rumah atau Dekat Rumah ?

Menurut Yaqut, boleh menggunakan toa (pembesar suara) tapi suaranya harus diatur. Karena jika sekali berbunyi, apalagi jaraknya berdekatan, bisa mengganggu. Misalnya, seperti suara anjing yang terus menyalak, dalam jumlah banyak, pasti akan mengganggu.

Pernyataan menteri agama ini, langsung memancing banyak pihak bersuara. Banyak yang kontra dari yang mendukung. Dan seketika, berita pelantikan Abdul Wahid pun tenggelam. Orang tak membahasnya lagi. Yaqut lalu dilaporkan ke polisi. Hampir semua media sosial, penuh berita Yaqut dan anjing. Sejumlah tokoh adat juga mengamuk. Fauzi Bahar dari Sumbar, melarang Yaqut menginjak tanah Sumatra Barat. Raja Marjohan, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, meminta presiden segera menghukum Yaqut.

BACA JUGA:  Jaya Suprana: Delapan Butir Maklumat KAMI

Sebenarnya, entah apa yang membuat Yaqut, memberikan contoh gonggongan anjing untuk suara azan. Padahal dia menteri agama yang beragama Islam. Dia tahu pasti, anjing itu, najis di dalam Islam. Orang yang dijilat anjing, harus mencuci bekas jilatan sebanyak tujuh kali. Bahkan Rasulullah SAW, melarang ada anjing di rumah. Karena rumah yang ada anjing, tak akan didatangi malaikat.

L

Pos terkait