Dewan Kalsel Pinta Tambahan Modal PT Jamkrida Diutamakan

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta Badan Keuangan daerah (Bakueda) mengutamakan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) dalam pengalokasian dana tambahan penyertaan modal.

Hal tersebut dibutuhkan guna memperkuat permodalan. Sebab, PT Jamkrida merupakan anak kandung pemerintah provinsi yang bergerak melakukan bisnis disektor keuangan, sehingga harus diutamakan sehingga bisa menjadi lebih besar kedepannya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo, permintaan ini sehubungan adanya keterbatasan PT Jamkrida dalam melakukan cakupan penjaminan kredit yang lebih besar lagi.

Sehingga bank pemberi kredit pun terpaksa harus mengalihkan sebagaian besar nilai penjaminan kepada perusahaan lain atau sejenis broker.

“Tolong, untuk Jamkrida ini agar diutamakan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ayam Potong Masih Mahal, Desember Diprediksi Stabil

Ia mengatakan modal Jamkrida yang terlalu kecil hanya Rp. 70 Milyar, jadi tidak bisa bergerak dengan leluasa untuk menjamin kredit bagi bank nasional, dan terbatas hanya pada Bank Kalsel dan BPR semata.

“Jamkrida memerlukan modal sebesar Rp. 200 milyar sesuai perda penyertaan modal,” bebernya.

Sementara, Dirut PT Jamkrida Kalsel, Suyanto, dikonfirmasi, Jumat (10/9/2021) mengaku sangat berterima kasih atas dukungan Ketua Komisi dan anggota komisi II DPRD terhadap perkembangan PT Jamkrida khususnya di prioritaskan untuk perkuatan modal.

“PT Jamkrida sendiri yaitu untuk bisa melakukan penjaminan kredit pada bank bagi pelaku UMKM yang memiliki usaha bagus, tapi tidak memiliki jaminan,” paparnya.

Terlebih disituasi pandemi Covid-19 kini, banyak pelaku usaha yang membutuhkan pinjaman untuk usaha.

BACA JUGA:  Twokang, Petik Berkah dari Palet Kayu

“Saat UMKM ingin menjalankan usaha, tapi tidak memiliki modal, maka peran Jamkrida sangat diperlukan,” kata Suyanto.

Dijelaskan, saat ini modal dari pemerintah provinsi yang ada di Jamkrida sebesar Rp 70 milyar, dengan harapan setiap tahunnya mengalami pertambahan. Sehingga pada tahun 2023 penyertaan modal yang ada di Jamkrida Kalsel mencapai Rp 102 milyar.

“Dengan modal 102 M, Jamkrida dapat menjamin kredit pelaku UMKM lebih banyak lagi, baik melalui KUR, maupun Unit Usaha Syariah,” imbuhnya.

Editor: Aditya

L

Pos terkait