Batal Naik, BLF Tetap Kawal Tarif PDAM Bandarmasih

  • Whatsapp

Lanjut, yang jadi pertanyaan berapa total pengeluaran pemiliharannya selama ini. Kenapa selalu menyampaikan rugi terus PDAM.

“PDAM ketika untung tidak bilang, kalau rugi baru bilang, dugaannya tidak pernah transparan keuangannya,” ujarnya.

Selanjutnya, dirinya berharap dimasa pandemi covid 19 PDAM Bandarmasih jangan dijadikan bisnis, seharusnya PDAM terus memberikan subsidi ke pelanggan karena milik Pemko.

Selain itu, BLF akan tetap waspada sampai Desember 2021 nanti, karena jangan sampai PDAM mencari celah lain, ada dugaan kesepakan-kesepakatan untuk menaikan sewa meter secara diam-diam, menambahkan beban lain atau menaikan tarif PDAM pada saat pembayaran tarif setiap bulan secara perlahan tanpa diketahui oleh pelanggan atau konsumen.

BACA JUGA:  Bang Dhin, Dewan Kalsel Terus Berupaya Pembangunan Rel Kereta Api

Setelah buat kajian awal , sewa meter ini sudah ada dari 2016 kebijakannya, dan inventarisir data 2015-2020 PDAM, padahal tidak ada ruginya, selalu untung.

“Seharusnya dari data yang dimiliki PDAM bisa lakukan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran PDAM kan aneh jadinya,” tutupnya

 

Editor : Aditya

Pos terkait