Batal Naik, BLF Tetap Kawal Tarif PDAM Bandarmasih

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Meski batal naik, Borneo Law Farm tegaskan akan terus memantau dan mengawal tarif kenaikan sewa meteran air PDAM Bandarmasih secara permanen. Hal ditegaskan Direktur Borneo Law Firm (BLF)?Muhammad Pazri SH MH kepada media ini, Selasa ( 6/7) malam.

Menurut pengacara muda ini air adalah kebutuhan hajat hidup masyarakat kota Banjarmasin jadi tidak sepatutnya menjadi bahan komersial.

“Kami tegas meminta sewa meter tersebut untuk tidak dinaikan secara pernanen,” ucpanya.

Ia mengatakan setelah melakukan pengkajian di beberapa daerah, seperti Banjarbaru, Balangan, Batola, Barabai dan Pelaihari, hanya di Banjarmasin yang ada sewa meter plus ada biaya sampah Rp 3.500.

“Kan aneh, iya kalau sejalan dengan perbaikan pelayanan, mutu,kualitas air, tidak mecet lagi, lancar, deras airnya, profesionalisme PDAM pengelolaannya,” beber Pazri.

BACA JUGA:  Deteksi Dini, Gugus Tugas Siapkan 60 Ribu Rapid Test

Dirinya juga mempertanyaan kenapa harus sewa meter. Padahal masyarakat bisa saja beli sendiri atau pelanggan baru beli sendiri, atau Pemko Banjarmasin.

“Jadi tidak membebankan konsumen lagi, setiap bulan juga dibebankan, karena dugaan kami ini rawan terjadi penyimpangan- penyimpangan oknum-oknum tertentu,” jelasnya.

Dirinya berasumsi pada saat pemasangan awal PDAM masyarakat sudah diberi alat meter PDAM, bahkan sampai 15 tahun lebih tidak pernah rusak atau di ganti.

L

Pos terkait