Vaksinasi Untuk Guru Rendah Ini Jawaban Kadinkes Kota Banjarmasin

  • Whatsapp
Kadiskse Banjarmasin,Machli Riyadi

Wartaniaga.com,Banjarmasin – Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), persentase vaksinasi guru di Kota Banjarmasin masih terbilang rendah.

Pasalnya, dari data tersebut, per 10 Juli 2021 pemberian vaksin Covid-19 kepada para tenaga pengajar di kota berjuluk Seribu Sungai ini baru sebesar 50,13 persen.

Persentase itu menjadikan Kota Banjarmasin menempati urutan terendah ke empat, bila dibandingkan 13 kabupaten/kota di Bumi Antasari ini yang menggelar vaksinasi terhadap guru.

Padahal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menyebut, bahwa vaksinasi Covid-19 untuk para guru di sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin sudah mencapai 90 persen.

Dari data itu juga terlihat, Kota Banjarmasin berada di urutan terendah keempat vaksinasi guru. Disusul Kabupaten Tabalong sebesar 42,94 persen dan Hulu Sungai Tengah (HST) sebesar 46,40 persen. Sedangkan terendah pertama yakni Kabupaten Banjar yang hanya sebesar 10,36 persen.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Masyarakat 18 Desa di Balangan

Capaian persentase itu sendiri padahal cukup penting. Pasalnya, vaksinasi sangat diperlukan menyongsong pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tahun ajaran baru. Atau tepatnya, pada 12 Juli mendatang.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi langsung menepisnya. Ia justru menganggap bahwa data yang disampaikan oleh Dinkes Provinsi Kalsel belum di update.

Pria dengan sapaan Machli itu menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memvaksin sebanyak 4.960 guru. Terdiri dari guru PAUD, TK, SD hingga SMP, sesuai dengan data yang disodorkan oleh Disdik Kota Banjarmasin.

L

Pos terkait