Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Gusti Abidin Syah,S.Sos,MM, mengatakan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg.
“Adanya infrastruktur yang masih belum siap, akibat bencana banjir Kalsel,” bebernya.
Ia mengatakan hingga saat ini, infrastruktur jalan masih dalam proses perbaikan, agar tangki pengangkut gas dapat dengan lancar mendistribusikan.
“Apalagi kendalai cuaca masih mempengaruhi, sehingga dalam beberapa waktu kedepan masih mengalami kelangkaan,” paparnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan segera melakukan rapat dengar pendapat dengan Pertamina, Istana Migas maupun instansi terkait guna menyelesaikan permasalah yang terjadi.
“Kita banyak mendengar keluhan masyarakat, apabila terjadi kelangkaan otomatis harga makin naik, semoga ini tidak terus berkelanjutan,” katanya.
Adapun Dewan Kalsel akan mengagendakan pertemuan dengan pihak terkait pada hari Rabu (24/2/2021) mendatang.
Reporter: Aditya



















