Gerakan Ekonomi, Warga Palimbangan Pilih Budidayakan Patin

Tambak patin.

“Di kelompok tersebut penyuluh dan warga saling bertukar pengetahuan dan keterampilan budidaya ikan serta mencari solusi bersama dalam mengatasi masalah yang timbul dalam membudidayakan ikan sehingga produksi ikan dapat meningkatkan kesejahteraan sesuai haraan semua warga.,” ucap pria yang memiliki 1,5 hektar kolam ikan ini, saat ditemui media ini, Senin (11/1) siang.

Ia mencontohkan, dari saling berdikusi itu dirinya mendaptkan pengetahuan bahwa kolam yang telah di panen haruslah dibersihkan dari endapan lumpur terlebih dulu dengan mengunakan mesin penyedot lumpur. Setelah dibersihkan dari lumpur kolam kemudian diisi kembali dengan air dan ditaburi garam. Hal ini dilakukan agar PH atau tingkat keasaman air dapat terjaga dengan baik.

Selain itu, sambungnya para petani juga mendapat pengetahuan bahwa musim kemarau merupakan musim yang paling baik dalam berbudidaya ikan, dikarenakan pada musim tersebut pengelolaan tingkat keasaman air lebih mudah daripada musim penghujan yang menyebabkan suhu air dan tingkat keasamannya selalu berubah-ubah.

Ridwan menilai hingga saat ini  usaha budidaya ikan patin  lebih menjanjikan dari pada pencaharian yang lain. “ Inilah mengapa  warga sini lebih memilih budidaya ikan patin tersebut untuk meningkatkan pendapatannya. Dan semoga warga HSU lainnya dapat terinspirasi dengan apa yang kami lakukan,” pungkasnya.

Reporter : Darma Setiawan

Editor : Didin Ariyadi

Pos terkait