Fahriannoor Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Tim Pemenangan Paman BirinMu

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Pengamat politik Kalimantan Selatan Fahriannoor akhirnya berdamai dengan Tim Kuasa Hukum Calon Gubernur Kalsel nomor urut 1, H Sahbirin Noor – H Muhidin.

Hal tersebut dilakukan dikarenakan pernyataan melalui media massa yang berjudul “Laporan Denny Indrayana ke Bawaslu Kalsel Pengaruhi Elektabilitas Sahbirin Noor” dinilai mengandung unsur fitnah.

Upaya jalan damai tersebut dimediasi oleh Dr Taufik Arbain S. Sos, M. SI. Menurut Taufik hal itu dilakukan guna menyelenggarakan situasi pilkada kondusif di wilayah Bumi Lambung Mangkurat.

“Kami mengapresiasi yang telah dilakukan oleh Pak Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (Ketua Tim Pemenangan Paman BirinMu), yang menerima penyelesaian masalah secara kekeluargaan,” bebernya saat mediasi, Senin (23/11).

BACA JUGA:  Bahas Kurikulum Prodi Baru, Politala Datangkan Pakar dari ULM

Ia mengatakan pihaknya berterimakasih kepada Tim Pemenangan Paman BirinMu beserta Tim Kuasa Hukum Paman BirinMu, sehingga kedua belah pihak bisa berdamai dan permasalahan tidak berlanjut.

“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan baik, kedua belah pihak berpandangan musim pilkada Kalsel agar tetap berjalan dengan aman,” paparnya.

Sementara itu, Dr. Fahriannoor, S.IP, M.Si menyampaikan ucapakan maaf secara terbuka kepada Tim Pemenangan Paman BirinMu, atas pemberitaan yang mengandung fitnah.

“Saya meminta maaf kalau itu mengandung unsur fitnah,” ucapnya.

Sejatinya, dirinya tidak ada bermaksud menyinggung perasaan tim sukses mana pun. Sebagai akademisi ia bersikap netral tanpa mendukung salah satu calon.

Adapun Tim Kuasa Hukum Paman BirinMu, Muhammad Imam Satria Jati S.H C.L.A mengungkapkan mediasi dilakukan agar menjaga kondisi pilkada yang damai.

BACA JUGA:  Paman Birin Nyatakan Kalsel Berstatus Tanggap Darurat

“Kami ingin pilkada ini berjalan dengan damai dan bahagia,” ungkapnya.

Dirinya juga menghendaki kejadian seperti hal tersebut tidak terulang kembali, dan bisa menjadi pelajaran oleh seluruh pihak maupun masyarakat.

Selain itu, dirinya juga menyakini bahwa yang bersangkutan tidak memiliki niat untuk melakukan hal semacam itu.

Adapun mediasi kedua belah pihak diakhiri dengan pembacaan doa, memohon Rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

Reporter : Aditya

Pos terkait