Ikan Gabus Masih Menjadi Salah Satu Penyumbang Inflasi di Kalsel

  • Whatsapp

Wartaniaga com, Banjarmasin- Ikan haruan  (Gabus) menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar di Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Aman Lison Sembiring kepada sejumlah wartawan saat Bincang-Bincang Media via streming, Kamis (8/10).

Menyusul  ikan gabus, bawang putih, minyak goreng, cumi-cumi dan bayam menjadi urutan berikutnya sebagai penyumbang inflasi Kalsel. Sementara komuditas yang menahan inflasi  dengan andil terbesar adalah angkutan udara, daging ayam ras, papaya, telur ayam ras dan bawang merah.

“Secara keseluruhan pencapaian inflasi Kalsel sampai dengan September 2020 diprakirakan lebih rendah dibanding sasaran inflasi nasional 2020 sebesar 3.0±1%,” katanya.

Meski demikian, secara umum distribusi bahan masih terkendali dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.  Hal ini dihimpun dengan instansi terkait, data pasokan pangan seperti ; Beras tercukupi sejalan dengan  aktivitas panen di wilayah Kotabaru.

BACA JUGA:  Peringati Hari Sumpah Pemuda KNPI HSU Gelar Seminar Kewirausahaan

Minyak Goreng mencukupi sampai 4 bulan kedepan. Gula Pasir harga berangsur normal seiring pemasokan terpenuhi hingga 6 bulan kedepan, Tepung terigu mendapatkan pasokan dari Jakarta dan tercukupi. Bawang merah tercukupi. Daging Ayam Ras pasokan dalam kondisi surplus dan didistribusikan kedaerah lain di Kalimantan.  Telur Ayam Ras pasokan dalam kondisi surplus dan kelebihan didistribusikan kewilayah lain.

Pos terkait