PMI Kesulitan Mencari Pendonor Darah

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.13 pasal 88C, menjadi batu sandungan PMI Banjarmasin untuk mencari pendonor, lantaran selama masa kampenye melarang partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan/atau pihak lain melaksanakan kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah.

Keluhan tersebut diungkapkan langsung oleh ketua PMI Banjarmasin H Rusdiansyah, kepada wartawan si ruang kerjanya, Selasa(29/9).

Menurutnya dengan adanya aturan ini menambah sulit pihak PMI menyediakan kebutuhan darah untuk rumah sakit atau masyarakat.

Bahkan dirinya meminta, agar regulasi tersebut dipikirkan dan KPU bisa memberikan dispensasi, karena ini kaitan dengan donor darah.

“Ini kaitannya dengan nyawa manusia, saat ini dalam sehari PMI Banjarmasin harus menyediakan 100 kantong darah karena darah itu digunakan untuk pasien di RS yang perlu darah, baik operasi atau melahirkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Paman Birin dan Rudi Ajak Masyarakat Gemar Olahraga

Namun, keluhnya lagi, jika aturan ini diberlakukan secara kaku, maka sulit bagi PMI untuk mencari donor darah, bahkan kira-kira yang teriak dengan PKPU ini, PMI seluruh Indonesia.

Ia berharap, kebijakan PKPU tersebut tidak terlalu kaku, karena donor darah ini tujuannya untuk kebutuhan PMI, yakni kemanusiaan.

“Secepatnya ini kita koordinasikan dengan KPU kalau ada celah-celah yang bisa membuat donor darah tetap bisa digelar bersama pihak organisasi politik. Karena donor darah inikan kepentingan kemanusiaan, jadi tidak perlu dikaitkan dengan politik, agama ataupun SARA,”paparnya

Pos terkait