Paman Birin juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan sampai mengucilkan tetangga atau keluarganya apabila terindikasi kena Covid.
“Jangan kita kucilkan yang kena Covid, justru kita bantu karena disitulah arti kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi wabah Covid yang melanda banua,” katanya.
Sementara Kadinsos Kalsel Hj Siti Nuriyani mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka pembinaan kepada para kadernya agar meningkatkan semangat kerja dan kemampuan dalam mengurusi penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kalsel.
“Ada 26 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial seperti korban bencana alam, keluarga miskin, Lansia dan lain-lain,” tambah Nuriyani.
Ia berterima kasih atas perhatian Gubernur Kalsel kepada segenap kader kesejahteraan sosial di Kalsel selama ini. Pihaknya sangat gembira beliau bisa memberikan arahan dan binaan langsung kepada seluruh kader yang berkumpul.
Khusus kepada kader Tagana, Nuriyani mengapresiasi karena bukan hanya membantu korban bencana alam di Kalsel tapi juga dikirim ke daerah bencana di luar.
“Satgas Tagana Kalsel paling pertama datang saat bencana alam di Lombok NTB dan tsunami di Palu,” imbuh Nuriyani.
Dalam kegiatan tersebut Paman Birin juga menyerahkan ratusan lembar masker untuk seluruh kader Kesejahteraan Sosial Dinsos Kalsel. Hal itu dilakukan untuk mendukung program PKK Gebrak Masker yang membagikan 1 juta masker ke masyarakat agar disiplin protokol kesehatan mencegah penularan Covid.
Penulis : Aditya
Sumber : Biro Adpim Setdaprov Kalsel



















