Menjual Ciri Khas, Cara Menarik Pelanggan ala Rumah Makan

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin-Persaingan usaha kuliner dan rumah makan di kota Banjarmasin makin hari kian ketat. Tengok saja, disepanjang jalan protokol, hampir selalu dipenuhi rumah makan atau warung-warung kuliner yang menyajikan berbagai masakan.

Di tengah persaingan itu, berbagai cara dilakukan pelaku usaha kuliner dan rumah makan untuk menarik pelanggan. Mulai dari menawarkan harga yang murah, suasana yang nyaman hingga menjual ciri khas dari makanan yang disajikan.

Pemilik warung Mama Andre, Sulastriyani tidak menampik jika persaingan usaha kuliner di Banjarmasin sangat ketat. Karenanya, perlu cara dan strategi dalam menarik pelanggan agar mau dan membeli masakan yang ia sajikan.

“Kami berdiri sejak tahun 2016, awalnya di Jalan Ahcmad Yani sekarang sudah dipindah pemerintah di Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Baiman,” ujarnya menceritakan awal beridirnya usahanya.

BACA JUGA:  Barbershop Menjamur, Anan Pria Setia dengan Pangkas Rambutnya

Mengandalkan  ciri khas nasi goreng plus ayam tepung, Sulastriyani mampu menghabiskan hingga 20 ekor ayam perhari.

Baginya, ciri khas menu yang disajikan menjadikan andalannya untuk menarik pelanggan. Bukan itu saja,  dengan harga yang berkisar antara Rp 15.000 sampai dengan Rp 25.000, usahanya ini mampu meraup omset hingga jutaan rupiah perhari.

Tidak berbeda dengan pemilik warung Blitar, Sunarji mengaku sajian khasnya lah yang membuat pelanggan bertahan dan loyal datang ke warungnya.

Pos terkait