Kalsel jadi Pangsa Pasar Strategis Rokok dan Miras Ilegal

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Kalimantan Selatan merupakan lahan strategis bagi pemasaran barang ilegal, terutama barang ilegal yang berbentuk rokok dan minuman keras (miras).

Pasalnya, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Kalbagsel, Rahmady Effendi Hutahaean mengatakan, konsumsi rokok dan miras ilegal di Kalsel cukup tinggi lantaran banyaknya pekerja nonformal seperti pekerja perusahaan tambang, perkebunan dan lain sebagainya.

“Mereka itulah yang menjadi pangsa pasar strategis bagi pedagang nakal yang menjual barang ilegal ini,” ucapnya pada awak media disela pemusnahan barang bukti di Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan, Banjarmasin, Kamis (14/05/2020) siang.

Ia mengaku, dalam semester dua tahun 2019, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan menetapkan 1.033.340 Batang Rokok Ilegal dan 400,8 Liter Minuman Keras Ilegal hasil penindakan sebagai Barang Milik Negara (BMN) yang akan dimusnahkan pada hari ini

BACA JUGA:  Kerap Bermasalah, BLF Ancam Gugat PDAM Bandarmasih

Bahkan, petugas dari Kanwil DJBC Kalbagsel juga mengamankan 3 tersangka pembuat miras oplosan dengan berbagai merek ternama dikelasnya bersama barang bukti berupa dirige dan tong air yang digunakan untuk mengoplos, serta botol kosong dan tempat pengemasan finishing dari miras tersebut. Bahkan ia menyebut perbandingan antara miras oplosan dan yang asli itu 9:10.

“Ketiga tersangka sudah kita perkarakan di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, dan inkrah semua dengan putusan 1 tahun 4 bulan,” ungkapnya.

Pos terkait