Ibnu Sina Jelaskan, Penutupan Hanya Bersifat Sementara

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Puluhan pedagang non-sembako berkerumun menghadapi Walikota Ibnu Sina untuk menyuarakan keluhannya atas rencana penutupan Pasar Sentra Antasari yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan kepada para pedagang, bahwa penutupan tersebut hanya bersifat sementara, untuk mendukung upaya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II yang saat ini tengah berjalan.

“Kita memohon pada para pedagang untuk mematuhi apa yang sudah tertera dalam perwali. Kita hanya minta mereka untuk menutup jualannya selama 3 hari saja,” ucapnya dihadapan para pedagang yang ada di Pasar tersebut, Kamis (14/05) siang.

Ia menjelaskan, tujuan dari penutupan tersebut tidak lain adalah untuk mengurangi resiko penyebaran virus Corona yang saat ini sudah mulai memunculkan klaster atau kelompok penyebaran baru, seperti kalster Pasar Sentra Antasari.

“Nanti jika sudah ditutup selama 3 hari, hasilnya akan dievaluasi. Kalau keputusan itu menghasilkan penurunan pada angka penyebaran, kemungkinan itu akan diteruskan. Tapi kalau hasilnya stagnan atau malah tambah parah, penutupan pasar ini akan dievaluasi dan kita akan mencari solusinya,” papar pria dengan sapaan Ibnu itu.

Namun, apa yang disampaikan Ibnu itu ternyata tdak mengubah mainset dari para pedagang yang sejak awal ‘ngotot’ untuk tidak menutup jualannya.

Salah satu perwakilan pedagang non-sembako di pasar tersebut mengaku, tidak akan menutup lapak jualannya sampai berakhirnya Bulan Ramadhan ini.

Pos terkait