Meski Ilegal, Satpol PP Tetap Toleransi Pasar Kaget

  • Whatsapp
Meski Ilegal, Satpol PP Tetap Toleransi Pasar Kaget

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Fenomena maraknya pasar tungging berjalan atau yang lebih dikenal dengan pasar kaget di Kota Banjarmasin menjadi perhatian tersendiri.

Kepala Bidang PSDP dan Pasar Disperindag Kota Banjarmasin, Ichrom M Tezar mengatakan, aktivitas jual beli yang biasanya menggunakan fasilitas bahu jalan tersebut sebagai tempatnya sebenarnya merupakan kegiatan ilegal.

“Itu ilegal, Pemko sendiri tidak pernah ada menerbitkan izin untuk kegiatan itu,” ucap Tezar saat ditemui awak media di tempat kerjanya, kemaren.

Satpol PP Tetap Toleransi Pasar Kaget

Menurutnya, ilegal disini dalam artian tidak memiliki izin resmi dari pemerintah dalam hal ini Dinas Perindag Kota Banjarmasin. Namun pihaknya tidak bisa menghalangi masyarakat yang ingin menggelar pasar tersebut.

BACA JUGA:  H-3 Harga Tiket Meroket

Selain itu, ia menegaskan pemerintah Kota Banjarmasin sendiri tidak pernah melakukan pungutan maupun iuran wajib bagi pedagang yang berjualan di sana. “Yang namanya ilegal otomatis bukan tanggung jawab pemerintah tentang segala hal yang berkenaan dengan aktifitas pasar itu,” tegas Tezar.

Sehingga, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, jika merasa terganggu dengan aktivitas pasar tersebut, segera untuk melaporkannya kepada pihak kelurahan agar ditindak lanjuti oleh instansi yang berwenang.

Menanggapi hal ini, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Dany Matera Saputra membenarkan apa yang disampaikan oleh Tezar tersebut.

“Iya, hal itu benar, aktivitas pasar itu ilegal,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/01) Siang.

BACA JUGA:  Pemko Banjarmasin Akan Miliki PD Pasar

Menurutnya, pasar tungging berjalan yang sering digelar di bahu jalan kota dan komplek tersebut melanggar beberapa perda yang berlaku di Kota Banjarmasin. Diantaranya Perda no 14 tahun 2015 tentang K4 dan Perda ke 6 tahun 2010 tentang penggunaan ruang milik jalan.

Namun, ia mengaku jika tidak ada masyarakat yang melapor dan merasa dirugikan dengan aktivitas tersebut, pihaknya tidak akan bertidak. Pasalnya Satpol PP Kota Banjarmasin tidak gegabah dalam melakukan tindakan.

“Soalnya kami bertindak sesuai dengan laporan dari masyarakat,” tegas Dany.

Ia menceritakan, seperti yang terjadi pada pasar tungging di daerah Kelayan B, Kecamatan Banjarmasin Selatan. “Pasar itu kan memakai bahu jalan untuk aktivitas jual belinya,” tuturnya.

Pos terkait