WUB di Banjarmasin Didominasi Tukang Jahit Pakaian

kabid umkm

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Progrm 2500 wirausaha baru (WUB) yang digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin era kepemimpinan Ibnu Sina dan Hermansyah, kian diminati masyarakat yang ingin membuka unit usaha, tetapi memiliki keterbatasan modal untuk menjalankannya.

WUB diminati jahit Pakaian

Terkait itu, ada hal unik yang terdapat didalam program WUB tersebut, para pelaku WUB didominasi oleh pengusaha jasa jahit pakaian.

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Pembinaan dan Permodalan Dinas Koperasi, UMKM dan Ketenaga Kerjaan (Diskum TK) Kota Banjarmasin, Meliyanti. Keahlian bidang menjahit memang sangat diminati oleh masyarakat.

“Keahlian yang menjadi primadona bagi masyarakat untuk saat ini adalah bidang menjahit,” ucapnya saat ditemui Wartaniaga.com di ruang kerjanya, Senin (16/12).

Menurutnya, hal itu dikarenakan keahlian tersebut termasuk dalam beberapa bidang yang memerlukan biaya mahal jika harus mengikuti kursus atau bimbingan keahlian dari pihak swasta. Sedangkan pelatihan dari Diskum TK diberikan secara gratis.

“Dalam memberi pelatihan keahlian tersebut kami lakukan secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun. Ini semua untuk membimbing masyarakat agar bisa membuka peluang bisnis atau lapangan kerja tanpa tergantung dengan pihak lain,” jelas Meli.

Kabid UMKM Diskum TK, Sri Rusnani mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai pelaku WUB.

“Respon masyarakat sangat baik, bahkan mereka sangat antusias mendaftar sebagai bagian dari WUB binaan kami, terutama bidang keahlian menjahit,” ujarnya.

Selain menjahit, Sri menambahkan, pihaknya juga membuka bimbingan keahlian lain, seperti pembuatan telur asin, kerajinan purun serta pembuatan kaos sarirangan.penjahit

Pihaknya saat ini membuka lebar bagi siapa saja yang ingin mendaftarkan diri untuk mendirikan wirausaha baru, “asalkan mau memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” cetusnya.

Syarat untuk bisa mengikuti pelatihan tersebut adalah harus terdaftar dan mempunyai KTP yang berdomisisli di Banjarmasin, berumur minimal 18 tahun dan maksimal 45 tahun. Serta belum pernah mengikuti pelatihan keahlian apapun dari pihak 6 SKPD Kota Banjarmasin yang lain.

6 SKPD yang dimaksud adalah Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan dan Priwisata, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin.

“Kami hanya menerima warga yang belum pernah ikut pelatihan, agar semua warga bisa memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelatihan tersebut,” tegasnya.

Baginya, di Kota Banjarmasin masih memerlukan pengusaha maupun lapangan kerja baru guna menyejahterakan masyarakat setempat.

Reporter : Zakiri
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Zakiri

Pos terkait