Wartaniaga.com, Banjarmasin Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan gelar pasar murah tekan inflasi.
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menyampaikan, tujuan dilaksanakan Pasar Murah itu merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota dengan pihak lainnya seperti BI, untuk bersama-sama menurunkan inflasi di Kota Banjarmasin.
“Bank Indonesia dan pemerintah memang saat ini sangat konsen untuk mengendalikan inflasi, dan Alhamdulillah untuk bulan ini inflasi Kota Banjarmasin sudah mulai turun dari 7,4 kemarin di September, kemudian ini sudah di angka 7,3,” ucap H Ibnu Sina.
Ia mengatakan, dengan adanya pasar murah itu dapat memastikan pasokan dan distribusi barang-barang sembako dan kebutuhan lainnya bisa dibeli warga Kota Banjarmasin dengan harga yang murah sebelum menjelang Natal dan Tahun Baru.
Oleh karenanya, H Ibnu Sina mengungkapkan pihak Pemko telah melakukan 6 kali kegiatan pasar murah di Kota Banjarmasin dan puncaknya yakni di lapangan Kamboja, kemudian hingga akhir tahun akan dilakukan sebanyak 20 kali lagi guna melindungi warga dari dampak kenaikan harga-harga sembako.
“Warga bisa mendapatkan telur yang biasanya 40 ribu jadi 25ribu, kemudian minyak goreng, gula beras dan lain, dan ini betul-betul upaya kita sungguh-sungguh mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat juga meningkat dan masyarakat juga bisa keluar sama-sama dari kondisi pandemi,” pungkasnya.
Editor: Aditya



















