PD PAL Banjarmasin Masih Dipertahankan Walikota

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah pertama di Indonesia milik Pemko Banjarmasin hingga sekarang sejak baru didirikan 2015 silam dinyatakan belum bisa memberikan pemasukan terhadap pendapatan asli daerah. Meski demikian, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengaku tetap mempertahankannya.

Alasan mengapa PD PAL masih dipertahankan, Ibnu hanya menyebutkan perusahaan yang saat ini dipimpin oleh Rahmatullah itu harus tetap ada dan meskipun demikian penanganan air limbah secara data Kota sehat itu bisa ditangani dengan baik.

Muat Lebih

Loading...
BACA JUGA:  Di Tahun 2018 Investor Pasar Modal Bertambah 67,50 Persen

“Secara laporan keuangan PD PAL merugi, akan tetapi di sisi lain masih ada pelayanan dasar dari kota sehat dari air limbah tertangani dengan baik,” katanya disela acara kick off verifikasi kota sehat 2019 di Rumah Anno, Rabu (11/9).

Ibnu begitu yakin, kedepan PD PAL bisa menjadi perusahaan daerah yang maju seperti PDAM. Namun, dalam hal ini perlu proses dan komitmen pemko dalam menyuport perusahaan air limbah itu.

Loading…

“Saya yakin PD PAL kedepannya menjadi perusahaan daerah yang maju,” ucapnya.

Ditanya apakah dukungan Pemko juga turut mendukung dalam pendanaan, Ibnu mengatakan, Pemko tidak bisa memberikan suntikan dana untuk PD PAL di karenakan terhalangnya oleh aturan, tetapi masih bisa melalui investasi dalam membangun infrastruktur prasarana air limbah.

BACA JUGA:  Hari Juang TNI AD, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Baksos

Kemudian agar pelanggan bertambah, tahun ini kawasan niaga, seperti mall, pasar-pasar, Bank, restoran menjadi target berlangganan ke PD PAL. Satu sisi ini dapat membantu PD PAL, kemudian sisi lain bisa membantu Pemko dalam hal penanganan limbah di perkotaan.

Terkait saat ini ada kendala lahan instalasi pipa air limbah pada target lingkup niaga. Ibnu mengaku sudah mendapatkan solusinya yakni teknologi baru dalam penginstalan pipa di bawah sungai.

“Tentang masalah lahan, ini kami sudah mendapatkan solusinya yakni penginstalan pipa di bawah sungai,” tutupnya.

Reporter : Aya
Editor : Hamdani
Foto : Aya

Loading...

Pos terkait