logo wartaniaga

Puluhan Ton Ikan Mati, DLH Langsung Selidiki

Puluhan Ton Ikan Mati, DLH Langsung Selidiki

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Menindaklanjuti insiden matinya puluhan ikan keramba di kelurahan Benua Anyar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin langsung melakukan uji coba kualitas kandungan sungai Martapura yang melintasi dikawasan tersebut.

Kasi Pemantauan Kualitas Lingkungan, DLH Kota Banjarmasin, Fitriani, mengungkapkan hari ini pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk memeriksa kandungan air dilokasi, pemeriksaan tersebut merespon kejadian tewasnya 80 ton ikan bawel di Banjarmasin beberapa waktu lalu.

“Kebetulan hari ini DLH ada jadwal pengambilan sampling tahap akhir, ada 16 titik yang kita ambil sampling,” bebernya kepada wartaniaga.com, Selasa (8/10).

Puluhan Ton Ikan Mati, DLH Langsung Selidiki

Menurut Fitri, pengambilan sampling memang tidak tepat pada letak posisi keramba, akan tetapi masih satu kawasan dengan keramba yang berada di Sungai Martapura, Kelurahan Banua Anyar tersebut.

BACA JUGA:  'Banyu Masin', Produksi PDAM Bandarmasih Menurun

“Memang pemeriksaan tidak persis di keramba ikan, semoga hasil ini bisa mewakili teka teki matinya puluhan ikan bawal ini,” tegasnya.

Sementara Itu, pengukuran sampling untuk in situ (pemeriksaan langsung setelah pengambilan air) meliputi Ph, Do, suhu, turbiniti, dan Dhl. “Inikan pemeriksaan langsung, jadi setelah pengambilan air bisa langsung diuji,” bebernya.

Adapun hasil pengambilan sampling tersebut membuktikan PH dan DO rendah dengan kisaran angka PH =7,65 dan 7,60 dan DO = 1,20 dan 1,13, “Kalau ukuran yang sehat itu PH air harus berada diangka 7 – 9 dan DO nya harus berada pada angka 6,” tutupnya

Reporter : Aditya
Editor : Mukta
Photo : Aditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *