Pantau Kondisi Udara, DLH Pasang ISPU

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Guna pantau kondisi udara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru dan Balai Besar Kesehatan Tekhnik Lingkungan (BKTL) pasang alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dekat Bandara Syamsudin Noor, Kamis (18/9).

Menurut, Seksi Tata Lingkungan DLH Kota Banjarbaru, Rusmilawati, pemasagan ISPU agar pengukuran tentang Indeks kabut asap yang dipantau pihaknya dapat segera terbaca dan bahaya yang ditimbulkan dari kabut asap karhutla bisa diatasi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Ya, kita sudah memasang alat ISPU dekat Bandara guna mengetahui secepatnya kabut asap Karhutla yang selama ini sudah masuk kewaspadaan serta siaga atau masih aman,” ujarnya kepada Wartaniaga.com via selular, Kamis (19/9).

Selain itu, Ia menambahkan untuk hasil pengukuran kabut asap tersebut tidak serta merta mudah didapatkan, pihaknya juga harus mengukur selama dua hari yang dilakukan 24 jam non stop dan harus diuji di Laboratorium BKTL dan DLH Kota maupun Provinsi.

“Kami masih melakukan pengukuran selama 24 jam tanpa henti guna mengetahui kadar asap yang ditimbulkan karhutla itu sendiri, selanjutnya harus di lakukan uji tekhnis laboratorium dari BKTL, DLH kota dan Provinsi,” bebernya.

Rusmila mengungkapkan, peralatan yang terpasang dekat Bandara itu bukan milik DLH kota maupun Provinsi, melainkan dari BKTL Kementrian RI guna kelancaran dilapangan dalam pengujian kadar kabut asap karhutla.

“Kami belum mempunyai peralatan seperti yang dimiliki BKTL baik Kota maupun provinsi, namun pihaknya bersedia meminjamkan alatnya untuk pengujian kadar kabut asap karhutla selama dua hari dilapangan,” ungkapnya.

DLH Kota Banjarbaru akan segera mengajukan alat pengukuran kabut asap tersebut kepada Pemkot untuk kepentingan antisipasi Karhutla kedepannya dengan anggaran yang diperkirakan mencapai angka Rp 1 Milliar Rupiah.

“Secepatnya kita akan mengajukan alat pengukur ISPU ini kepada pemkot agar kabut asap Karhutla yang akan datang bisa diantisipasi terlebih dahulu dan anggaran biayanya kisaran Rp 1 Milliar Rupiah,” tutupnya.

Repoter : Riswan
Editor : Hamdani
Foto : Riswan

Pos terkait