logo wartaniaga

Staf Presiden Sebut Bandara Syamsudin Noor Bisa Beroperasional Oktober

Wartaniaga.com, Banjarbaru- Megaproyek pengembangan perluasan Bandara Syamsudin Noor terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Febry Calvin Tetelepta sambangi proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor yang digadang menjadi bandara internasional, Selasa (2/4) siang.

Dikatakan Tenaga Ahli Utama Kedeputian Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas KSP RI ini, pihaknya mempunyai kewajiban untuk memantau sekaligus mengendalikan program prioritas pimpinan negara.

“Bandara Syamsudin Noor ini merupakan PSN (Program Strategis Nasional) yang penting, karena menjadi pintu masuk bagi Kalsel, apalagi statusnya akan menjadi bandara internasional. Untuk itu kita harus memastikan langsung sesuai instruksi bapak Presiden,” kata Febry.

BACA JUGA:  200 Milyar untuk Koperasi dan UKM di Kalsel

Dalam peninjauannya, Febry Alvin didampingi Pimpinan Produksi Proyek Pengembangan Bandara, Dadang Dian Hendiana dan General Manager PT Angkasa Pura I Syamsudin Noor, Endah Preastuty.

Terhitung pada 24 Maret lalu, diketahui  proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor telah mencapai 58,98 persen. Dijelaskan Pimpro Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Dadang Dian, untuk progres Paket I yaitu gedung terminal saat ini pekerjaannya di 47,56 %.

Sementara untuk progres Paket II yang meliputi pengembangan fasilitas penunjang seperti gedung kargo, gedung administrasi dan klinik, gedung PKP-PK, masjid/mushola, security office, gedung ACS, dan workshop,  pekerjaannya saat ini telah mencapai diangka 75,75 %.

Terlihat kini tampilan bangunan-bangunan megah yang kini telah di cat dengan warna elegan. Selain itu bagian Apron kini telah di aspal dan sebagian lagi masih dilakukan pengecoran.

BACA JUGA:  Bandara Syamsudin Noor Fokus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan

Dadang menambahkan pihaknya yakin target tuntas Bandara Syamsudin Noor yang baru dapat terselesaikan pada Oktober nanti.

“Dengan timeline ini kita yakin Bandara dapat selesai sesuai yang ditargetkan pada bulan Oktober nanti dan dapat beroperasi pada bulan November,” ucapnya.

Di sisi lain dari hasil peninjauan, Febry mencatat ada beberapa poin penting hasil dari kunjungan tersebut. Salah satunya  adalah soal komunikasi dan menyamakan visi. Yakni antar stakeholder maupun instansi yang terkait dengan Satker Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (PPBDJ).

“Melihat progres saat ini, saya melihat semangat dan kerja keras semuanya baik itu satker, stakeholder lain seperti PLN, PDAM dan Telkom serta pemda di sini. Saya pikir target operasional Oktober atau November memang bisa tercapai,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Parkir Bandara Syamsudin Noor Gunakan Uang UNIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *